Berita

Ilustrasi (Gambar: Babbe)

Bisnis

Harga Energi Melonjak, Bursa Eropa Mulai Limbung

SABTU, 28 MARET 2026 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa ditutup melemah tajam pada akhir pekan, dengan tekanan utama berasal dari lonjakan harga energi dan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. 

Kekhawatiran terhadap skenario stagflasi, kombinasi inflasi tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang lemah, kembali membayangi sentimen investor di kawasan tersebut.

Indeks utama Eropa bergerak negatif, dengan STOXX 50 zona Euro turun 1,1 persen dan STOXX 600 melemah 0,9 persen. 


Kenaikan harga minyak, yang dipicu oleh konflik Iran serta ketidakpastian kebijakan AS, memperburuk ekspektasi inflasi. Data awal dari Spanyol bahkan menunjukkan lonjakan inflasi ke level tertinggi sejak 2024, menegaskan tekanan harga yang semakin luas di kawasan.

Pernyataan Presiden ECB, Christine Lagarde, turut memperkuat kekhawatiran pasar. Ia menilai bahwa dampak guncangan energi terhadap ekonomi global, khususnya Eropa, masih berpotensi diremehkan. Hal ini membuka peluang kebijakan moneter yang tetap ketat lebih lama.

Tekanan terjadi hampir di seluruh sektor. Sektor perbankan tertekan oleh kenaikan imbal hasil obligasi. Saham seperti BBVA, UniCredit, dan Deutsche Bank turun signifikan.

Sektor industri dan manufaktur melemah seiring prospek permintaan yang memburuk, dengan Siemens dan Schneider Electric mencatat penurunan tajam, masing-masing 2,3 persen dan 3,3 persen

Sektor teknologi da utilitas turut terkoreksi di tengah ketidakpastian makro.

Di Jerman, indeks DAX tertekan 1,4 persen ke level sekitar 22.315, mendekati level terendah dalam satu tahun terakhir. 

Penurunan dipimpin oleh saham industri dan pertahanan seperti MTU Aero Engines dan Rheinmetall, serta saham teknologi dan energi.

Meski demikian, BASF menjadi pengecualian dengan kenaikan setelah ekspansi bisnis di China. Secara mingguan, DAX mencatat pelemahan sekitar 0,3 persen.

Di Prancis, CAC 40 turun 0,9 persen menjadi 7.702, dengan mayoritas saham berada di zona merah. Sektor industri dan teknologi kembali memimpin penurunan.

Saham konsumen mewah seperti LVMH dan Hermès juga melemah, mencerminkan kekhawatiran terhadap daya beli global. Di sisi lain, Pernod Ricard melonjak signifikan berkat kabar potensi merger.

Di Inggris, indeks FTSE 100 cenderung datar, mencerminkan sikap wait-and-see investor terhadap perkembangan geopolitik dan negosiasi AS-Iran. Data domestik yang lemah, seperti penurunan penjualan ritel dan melemahnya kepercayaan konsumen, turut membatasi pergerakan.

Saham Rolls Royce jatuh lebih dari 3 persen, sebaliknya, saham AstraZeneca naik 3 persen. 

Selama belum ada kejelasan terkait konflik Iran maupun arah kebijakan moneter ECB, volatilitas diperkirakan akan tetap tinggi dan sentimen investor cenderung berhati-hati.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya