Berita

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Foto: RMOL/Alifia Ramandhita)

Dunia

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

JUMAT, 27 MARET 2026 | 17:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku masih berusaha melobi Iran agar mengizinkan dua kapal tanker Pertamina melintas di Selat Hormuz.

Ia menyebut proses negosiasi tersebut tidak mudah dan membutuhkan waktu. Untuk itu, pemerintah masih terus melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak.

"Kami masih komunikasi terus. Memang tidak mudah kapal kita keluar dari Selat Hormuz. Tapi komunikasi terus kami bangun," kata Bahlil di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat 27 Maret 2026.


Pekan lalu, Bahlil juga mengatakan bahwa proses negosiasi tersebut masih berlangsung karena banyaknya antrean dari negara lain. Ia meminta publik memberi waktu agar proses negosiasi berjalan lancar.

Di tengah upaya tersebut, Bahlil menyebut mulai ada perkembangan positif seiring kebijakan buka-tutup yang diterapkan Iran di jalur pelayaran strategis itu.

"Sekalipun dalam kondisi geopolitik yang sampai sekarang belum ada tanda-tanda selesai, kita sedikit mendapat angin segar dengan Selat Hormuz itu sudah mulai ada kebijakan tutup-buka," kata Bahlil.

Sampai saat ini, Iran baru membuka akses pelayaran untuk kapal China, Rusia, India, Irak, dan Pakistan melintas di Selat Hormuz.

Terbaru, Malaysia juga telah mendapatkan izin dari Iran setelah Perdana Menteri Anwar Ibrahim aktif melakukan komunikasi dengan pemimpin regional dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

"Kami sekarang sedang dalam proses membebaskan kapal tanker minyak Malaysia dan para pekerja yang terlibat agar mereka dapat melanjutkan perjalanan pulang," ujar Anwar.

Mengutip Anadolu, berdasarkan data pelacak kapal real-time MarineTraffic pada periode 20 hingga 22 Maret, sekitar 1.900 kapal tercatat tidak dapat bergerak di sekitar Selat Hormuz.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya