Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

IHSG Melemah di Sesi I, Sektor Industri Jadi Penekan Utama

JUMAT, 27 MARET 2026 | 13:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan sesi I, Jumat siang, 27 Maret 2026.

IHSG turun 0,88 persen atau 63,09 poin ke level 7.101,002.

Sejak pembukaan di level 7.164, IHSG sempat bergerak di rentang 7.070 hingga 7.164 sebelum akhirnya bertahan di zona merah hingga penutupan sesi.


Secara keseluruhan, pergerakan pasar didominasi tekanan. Sebanyak 230 saham menguat, 385 saham melemah, dan sisanya stagnan. Aktivitas perdagangan tercatat cukup tinggi dengan volume mencapai 106 juta lot dan nilai transaksi sekitar Rp57,15 triliun.

Saham-saham dengan nilai transaksi terbesar di antaranya BBCA, DEWA, dan BBRI.

Mayoritas sektor saham berada di zona negatif. Sektor perindustrian mencatat penurunan terdalam sebesar 1,52 persen, diikuti sektor infrastruktur yang turun 1,30 persen dan teknologi 0,85 persen.

Beberapa saham di sektor industri yang mengalami tekanan antara lain INDS yang turun 9,68 persen, ASII 2,80 persen, ADHI 1,96 persen, serta UNTR dan SMSM yang masing-masing melemah 1,22 persen.

Sementara itu, sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang bertahan di zona hijau dengan kenaikan 0,39 persen. Sektor transportasi juga mencatat penguatan tipis sebesar 0,62 persen.

Sejumlah indeks utama lainnya turut melemah. Indeks LQ45 turun 1,41 persen ke level 721,402, sementara Jakarta Islamic Index (JII) melemah 1,28 persen ke 471,999.

Indeks IDX30 juga terkoreksi 1,45 persen ke 392,697, dan MNC36 turun 1,12 persen ke level 304,653.

Di jajaran saham unggulan LQ45, beberapa saham yang mencatat penguatan antara lain ANTM, CPIN, ADMR, AKRA, PGEO, dan AMMN.

Sebaliknya, saham yang mengalami pelemahan di antaranya AMRT, BREN, MBMA, ASII, AADI, BBTN, dan ITMG.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya