Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bersama Heru Pambudi dalam pelantikan Sekjen baru Kemenkeu, Robert Leonard Marbun. (Foto: Dok Kemenkeu)

Bisnis

Dari Bea Cukai ke BKPM, Robert Marbun Diangkat Purbaya Jadi Sekjen Kemenkeu

JUMAT, 27 MARET 2026 | 11:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan, menggantikan pejabat sebelumnya Heru Pambudi.

Sebelum menduduki posisi tersebut, Robert diketahui menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan di Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Purbaya menilai Robert memiliki bekal pengalaman yang lengkap untuk mengemban tugas sebagai sekjen. Selain latar belakang akademik, Robert juga pernah menduduki berbagai posisi strategis di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).


"(Robert) pernah di pengawasan dan penegakan hukum, pernah memimpin wilayah, serta pernah di fungsi internasional dan kebijakan penerimaan negara. Ini kombinasi lapangan, kebijakan, dan koordinasi. Ini penting karena sekjen membutuhkan orang yang bisa menyatukan semuanya," kata Purbaya dalam acara pelantikan, Jumat 27 Maret 2026.

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan pergantian posisi tersebut merupakan bagian dari rotasi yang biasa dilakukan di internal kementerian.

"Di titik ini estafet itu berpindah. Ini kalau saya anggapnya sebagai rotasi yang biasa saja. Itu proses yang biasa," katanya.

Sementara itu, Heru Pambudi disebut akan menempati posisi baru dalam waktu dekat, menyesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan perkembangan situasi.

"Nanti Pak Heru akan menempatkan posisi yang baru, sesuai dengan perkembangan kondisi dalam beberapa bulan ke depan. Kita juga banyak kosong, posisi-posisi eselon 1 yang nanti kita bisa manfaatkan dengan pengisian orang-orang yang tepat," tandasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya