Berita

Ilustrasi pinjaman online. (Foto: iStock)

Politik

Kemudahan Pinjol Bisa Berujung Nestapa

JUMAT, 27 MARET 2026 | 11:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Didik Mukrianto menyoroti maraknya praktik pinjaman online (pinjol) yang dinilai berpotensi menjerat masyarakat dalam lingkaran utang berkepanjangan.

Menurutnya, pinjol sejatinya dirancang sebagai alat inklusi keuangan. Namun dalam praktik di lapangan, layanan tersebut justru kerap berubah menjadi “mesin pemiskinan digital” yang merugikan masyarakat luas.

“Pinjol seharusnya menjadi alat inklusi keuangan, tapi dalam prakteknya bisa menjadi mesin pemiskinan digital. Kartel bunga, teror penagihan, dan jeratan utang berpotensi merusak jutaan keluarga Indonesia,” ujar Didik lewat akun X miliknya, Jumat, 27 Maret 2026.


Ia menegaskan, pemerintah bersama otoritas terkait seperti Otoritas Jasa Keuangan dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha harus bertindak lebih tegas dalam mengatur praktik pinjol di Indonesia.

Didik mendorong pelarangan skema yang merugikan konsumen, seperti skema “tadpole”, serta pembatasan bunga efektif secara ketat. 

“Hukum penagihan ilegal dengan pidana berat,” tegasnya.

Tak hanya itu, Didik juga menekankan pentingnya penguatan literasi keuangan sejak dini melalui pendidikan, agar masyarakat lebih bijak dalam mengakses layanan keuangan digital.

“Jangan biarkan ‘kemudahan’ pinjol mengorbankan masa depan bangsa. Konsumen harus sadar, uang cepat sering berujung nestapa yang lambat sembuh,” pungkasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya