Berita

Presiden AS Donald Trump. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

AS-Israel Keteteran Hadapi Serangan Balasan Iran

JUMAT, 27 MARET 2026 | 01:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sungguh luar biasa Iran yang tidak berhenti melancarkan serangan balasan besar-besaran terhadap Israel-Amerika Serikat (AS) dengan menggunakan ratusan rudal dan drone terhadap pangkalan militer AS di Timur Tengah di Bahrain, Qatar, Kuwait, UEA, Arab Saudi. 

"Serangan balasan Iran bahkan menyebabkan Kapal Perang Induk AS terbakar dan kabur menjauh dari arena pertarungan," kata analis politik Saiful Huda Ems dalam keterangannya, Jumat 27 Maret 2026.

Dengan kondisi tersebut, menurut Saiful, sangat mengherankan apabila Presiden AS Donald Trump malah memaksa Iran untuk mengaku kalah.


"Apa karena AS dan Israel sudah tidak tahan lagi menghadapi gempuran balasan dari Iran, hingga mereka stres, nggak mau mengakui kalah dan malah meminta Iran yang duluan mengaku kalah perang," kata Saiful.

Hebatnya lagi, kata Saiful, Iran sampai hari ini masih tidak mau meminta bantuan ke negara sekutunya, baik China, Rusia maupun Korea Utara.

"Sebaliknya, AS dan Israel masih terus menerus memaksa dan menekan negara-negara sekutunya untuk membantu menghadapi Iran," kata Saiful.

Hal tersebut, lanjut Saiful, sudah menjadi bukti bahwa Iran masih perkasa. Sedangkan AS serta Israel sudah keteteran menghadapi Iran. 

"Yang lucu lagi saat Donald Trump bolak-balik mengatakan sudah melakukan pembicaraan dengan pemimpin Iran, bahwa Iran sudah menyetujui deeskalasi perang, serta mau menuruti kemauan Donald Trump," kata Saiful. 

"Namun hal itu dibalas oleh Iran, bahwa tidak ada dari pihaknya yang sudah melakukan pembicaraan dengan AS," sambungnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya