Berita

Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius. (Foto: Reuters)

Dunia

Jerman Kritik Perang AS-Israel vs Iran Tanpa Strategi

KAMIS, 26 MARET 2026 | 16:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius melontarkan kritik tajam terhadap perang yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Ia menilai konflik tersebut tidak memiliki strategi maupun tujuan yang jelas.

Pernyataan itu disampaikan Pistorius saat konferensi pers bersama Menteri Pertahanan Australia Richard Marles di Canberra, Kamis, 26 Maret 2026 waktu setempat.

“Yang paling mengkhawatirkan dari perang ini adalah tidak ada konsultasi, strategi maupun tujuan jelas. Yang terburuk, tidak ada strategi keluar,” ujar Pistorius dikutip dari TRT World.


Menurutnya, konflik tersebut sudah menimbulkan dampak besar bagi perekonomian global meski baru berlangsung lebih dari dua pekan.

“Perang ini merupakan bencana bagi ekonomi dunia. Dampaknya sudah terlihat sejak dua minggu terakhir. Kami tidak diajak berkonsultasi sebelumnya. Ini bukan perang kami, dan karena itu kami tidak ingin terseret ke dalamnya,” tegasnya.

Pistorius juga menekankan pentingnya penyelesaian diplomatik guna menghentikan konflik yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah. Menurutnya, instabilitas di kawasan tersebut dapat berdampak luas bagi dunia internasional.

“Karena itu kami siap membantu mengamankan perdamaian. Jika tercapai gencatan senjata, kami siap membahas misi apa pun untuk menjaga perdamaian, khususnya untuk memastikan lalu lintas maritim tetap bebas di Selat Hormuz,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul menilai saat ini sudah waktunya upaya diplomasi ditingkatkan untuk mengakhiri konflik.

Dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Tunisia Mohamed Ali Nafti di Berlin, Wadephul menantikan perkembangan pembicaraan antara AS dan Iran.

“Kita harus menunggu hasil pembicaraan Iran-AS di Pakistan. Kami memang tidak terlibat dalam pembicaraan itu, tetapi proses tersebut jelas sedang berlangsung dan tentu kami sambut baik,” pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya