Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Dunia

Inggris Uji Coba Larangan Medsos untuk Anak

KAMIS, 26 MARET 2026 | 13:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Inggris akan melakukan uji coba pembatasan penggunaan media sosial bagi anak-anak, termasuk kemungkinan larangan total, pembatasan waktu penggunaan, hingga penerapan jam malam digital.

Dikutip dari Reuters, Kamis 26 Maret 2026, program ini akan melibatkan sekitar 300 remaja dan keluarga mereka. Tujuannya adalah untuk melihat dampak langsung terhadap kualitas tidur anak, kehidupan keluarga, serta kinerja mereka di sekolah.

Langkah ini muncul di tengah kekhawatiran yang semakin besar terhadap pengaruh media sosial pada kesehatan mental dan perkembangan anak. Inggris juga mempertimbangkan kebijakan serupa dengan Australia, yaitu melarang akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.


Namun, tidak semua pihak setuju. Sejumlah ahli menyebut belum ada bukti kuat bahwa larangan seperti ini benar-benar efektif. Beberapa remaja di London juga menyatakan penolakan terhadap rencana pembatasan tersebut.

Pemerintah menyatakan bahwa hasil uji coba ini akan menjadi dasar dalam menentukan kebijakan ke depan. Mereka juga tengah melakukan konsultasi dengan orang tua, anak-anak, dan para ahli.

“Kami bertekad untuk memberikan masa kecil yang layak bagi kaum muda dan mempersiapkan mereka untuk masa depan," kata Menteri Teknologi Inggris, Liz Kendall.

Ia menambahkan bahwa uji coba ini penting untuk mendapatkan bukti nyata sebelum pemerintah mengambil keputusan lebih lanjut.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya