Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Setkab)

Politik

RI Ingin Berdiri Sejajar dalam BoP, Bukan Sebatas Follower

KAMIS, 26 MARET 2026 | 06:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sikap Presiden Prabowo Subianto yang tidak serta-merta mengikuti narasi komitmen dalam skema pendanaan Board of Peace (BoP) merupakan sinyal bahwa Indonesia ingin berdiri sejajar, bukan sebagai follower.

Demikian pandangan pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah, dikutip Kamis 26 Maret 2026. 

“Prabowo ingin menunjukkan bahwa Indonesia bukan objek kebijakan luar negeri negara besar," kata Amir.


Menurut Amir, hal ini penting, terutama jika ke depan konstelasi global kembali dipengaruhi oleh kepemimpinan seperti Presiden AS Donald Trump yang cenderung transaksional.

Amir menambahkan, pendekatan ini mencerminkan strategi selective engagement -- Indonesia tetap terlibat, tetapi dengan kendali penuh atas keputusan strategisnya.

Isu BoP sendiri berkaitan erat dengan rekonstruksi Gaza pascakonflik yang menghancurkan infrastruktur sipil dan memicu krisis kemanusiaan.

Bagi Indonesia, keterlibatan dalam isu Palestina bukan hal baru. Namun, Amir menegaskan bahwa pendekatan Prabowo berbeda dari sekadar retorika.

“Prabowo tidak ingin hanya berada di luar sistem sambil berteriak. Ia masuk ke dalam arena global, tetapi dengan kalkulasi. Ini yang saya sebut sebagai ‘petarung diplomatik’,” kata Amir.

Di mata Amir, Indonesia tetap menjalankan amanat konstitusi untuk ikut menjaga perdamaian dunia, tetapi tanpa mengorbankan stabilitas ekonomi nasional.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya