Berita

Ilustrasi kapal tunda milik PT Jasa Armada Indonesia Tbk. (Foto: IPCM)

Bisnis

Kinerja IPCM Lampaui Target Pemerintah: Laba Melonjak 17,74%, ROA Tembus 11,46%

RABU, 25 MARET 2026 | 18:26 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kinerja keuangan PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) sepanjang 2025 tampil moncer. Anak usaha Pelindo Group ini sukses melampaui target pemerintah dengan mencatat lonjakan laba bersih hingga 17,74 persen.

Berdasarkan laporan terbaru, IPCM membukukan pendapatan Rp1,47 triliun atau tumbuh 9,65 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,34 triliun. Sementara laba bersih naik signifikan menjadi Rp196,44 miliar dari sebelumnya Rp166,84 miliar.

Kontributor terbesar masih berasal dari jasa penundaan yang mencapai Rp1,32 triliun atau 89,51 persen dari total pendapatan. Disusul jasa pemanduan sebesar Rp105,07 miliar (7,12 persen), serta jasa pengangkutan dan lainnya Rp49,67 miliar (3,37 persen).


Tak hanya itu, fundamental perusahaan juga menguat. Total aset tumbuh 3,91 persen, diikuti kenaikan ekuitas sebesar 5,48 persen. Return on Asset (ROA) IPCM bahkan mencapai 11,46 persen, melampaui ambang minimal 10 persen yang ditargetkan pemerintah.

Capaian tersebut mengukuhkan IPCM sebagai Juara Umum Perusahaan Go Public Non-Keuangan dalam Annual Report Award 2025 yang digelar Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG).

Manajemen menilai, kinerja positif ini tak lepas dari strategi ekspansi bisnis dan penguatan model operasional yang dijalankan secara konsisten. Efisiensi biaya serta peningkatan layanan pemanduan dan penundaan turut menjadi faktor kunci.

Di tengah dinamika global, IPCM juga terus memperkuat kolaborasi strategis. Sepanjang 2025, perusahaan memperpanjang kerja sama dengan PT Pelabuhan Bukit Prima (PBP) dan PT Nusantara Regas terkait layanan penundaan dan pemanduan kapal di sejumlah terminal strategis.

Kerja sama ini menjadi bukti kepercayaan mitra terhadap kualitas layanan IPCM dalam mendukung operasional pelabuhan industri nasional.

Ke depan, IPCM optimistis prospek industri maritim tetap cerah seiring meningkatnya aktivitas perdagangan dan logistik. Perusahaan pun akan terus menggenjot kinerja melalui optimalisasi armada, penguatan layanan di wilayah strategis, serta inovasi bisnis.

Dengan kombinasi kinerja finansial yang solid dan ekspansi berkelanjutan, IPCM menegaskan posisinya sebagai pemain utama jasa kepelabuhanan yang kompetitif dan berdaya saing di tingkat nasional.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya