Berita

Stasiun Pasar Turi Surabaya (Foto: Babbe)

Nusantara

Kereta Api Jadi Moda Paling Banyak Digunakan Pemudik di Momen Lebaran 2026

RABU, 25 MARET 2026 | 10:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat antusiasme masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman pada masa Lebaran 2026 tetap tinggi. 

Berdasarkan data periode 13 hingga 21 Maret 2026, jumlah pengguna transportasi umum tercatat mencapai hampir 11 juta orang, tepatnya sebanyak 10.887.584 orang.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, menyatakan bahwa meskipun volume pemudik cukup tinggi, situasi di lapangan tetap terkendali. 


"Moda transportasi terbanyak yang digunakan masyarakat hingga saat ini masih didominasi oleh kereta api," ujarnya, dikutip di Jakarta Rabu 25 Maret 2025.

Data kumulatif menunjukkan pembagian penggunaan moda transportasi sebagai berikut.

- Kereta Api: Menjadi primadona dengan jumlah 3.349.343 orang
- Angkutan Penyeberangan: Menempati posisi kedua dengan 2.664.004 orang
- Angkutan Udara: Digunakan oleh 2.397.192 orang
- Angkutan Bus: Mengangkut sebanyak 1.693.931 orang
- Angkutan Laut: Tercatat sebanyak 783.114 orang

Dari sisi ketepatan waktu, layanan perkeretaapian mencatat performa terbaik dengan tingkat ketepatan di atas 97 persen, diikuti angkutan laut dan penyeberangan. 

Sementara itu, angkutan udara, terutama internasional, serta bus masih menghadapi tantangan dengan tingkat ketepatan yang lebih rendah.

Menjelang arus balik, masyarakat diimbau untuk datang lebih awal, menyiapkan dokumen perjalanan, membawa barang secukupnya, menjaga kondisi kesehatan, serta menggunakan layanan transportasi resmi. 

Dengan koordinasi yang baik dan kepatuhan masyarakat, arus mudik dan balik diharapkan tetap berjalan lancar.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya