Berita

Ilustrasi (Dokumen RMOL)

Bisnis

Tegaskan Kondisi Solid, OJK Sebut Revisi Outlook Perbankan Bersifat Sementara

RABU, 25 MARET 2026 | 10:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

 Industri perbankan nasional saat ini tetap kokoh dengan pertumbuhan positif, meski terdapat revisi outlook negatif dari lembaga pemeringkat internasional terhadap bank-bank besar Indonesia. 

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menjelaskan bahwa revisi tersebut bukan disebabkan oleh penurunan kinerja internal, melainkan dampak dari perubahan outlook peringkat kredit sovereign Indonesia serta dinamika makroekonomi global yang memengaruhi persepsi risiko sektoral. 

Secara umum, peringkat institusi dalam sebuah negara memang cenderung mengikuti atau berada di bawah peringkat negara tersebut.


Fundamental perbankan domestik terbukti sangat kuat dengan indikator kesehatan yang melampaui ambang batas. 

“Pada dasarnya kondisi industri perbankan nasional berada dalam kondisi yang positif, dengan pertumbuhan kredit pada Januari 2026 sebesar 9,96 persen (yoy) sejalan dengan pertumbuhan DPK sebesar 13,48 persen (yoy)," kata Dian dikutip dari laman resmi OJK, Rabu 25 Maret2026. 

Selain itu, kualitas kredit tetap terjaga dengan NPL 2,14 persen, permodalan kokoh di angka 25,87 persen, serta likuiditas yang sangat memadai dengan rasio LCR mencapai 197,92 persen.

Bank kelompok KBMI 4 dan Himbara bahkan mencatatkan pertumbuhan kredit dua digit di atas 13 persen, yang diimbangi dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) di atas 16 persen sebagai bukti tingginya kepercayaan masyarakat. 

Ketahanan modal pada kelompok bank ini juga sangat tebal dengan rasio CAR di kisaran 20 hingga 22 persen, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang mumpuni. Kualitas aset pun tetap pruden dengan NPL Gross di bawah 3 persen, didukung oleh laba yang stabil sepanjang 2025 dan manajemen risiko yang disiplin dalam mendukung sektor riil.

OJK optimis bahwa penyesuaian outlook ini bersifat sementara dan tidak mengganggu akses pendanaan bank, mengingat peringkat kredit mereka tetap pada level investment grade dengan ketergantungan minimal pada dana luar negeri. Pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan prinsip tata kelola yang baik. 

"OJK bersama-sama dengan pemangku kepentingan lainnya, terutama anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), akan terus mengawal serta menjaga stabilitas sistem keuangan melalui koordinasi kebijakan dan penguatan pengawasan, agar ketahanan sektor perbankan senantiasa tetap terjaga dalam menghadapi dinamika dan pertumbuhan perekonomian," pungkas Dian.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

PalmCo Genjot Transformasi Kebun Rakyat Atasi Stagnasi Produksi Sawit

Senin, 25 Mei 2026 | 22:17

Agustina Dorong Denok Kenang Jadi Wajah Baru Semarang

Senin, 25 Mei 2026 | 22:12

Alarm Administrasi Publik

Senin, 25 Mei 2026 | 22:05

Daging Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal akan Disalurkan ke Pesantren

Senin, 25 Mei 2026 | 21:49

Jemaah Haji Diminta Disiplin dan Jaga Kesehatan Menuju Arafah

Senin, 25 Mei 2026 | 21:38

Majelis Etik Ombudsman Dalami Dugaan Pelanggaran Hery Susanto

Senin, 25 Mei 2026 | 21:32

Standardisasi Kemasan ala Kemenkes Berpotensi Picu Dampak Sosial Ekonomi

Senin, 25 Mei 2026 | 21:27

Dilema Etis Keterbatasan Fiskal Sektor Kesehatan

Senin, 25 Mei 2026 | 21:26

Walikota Agustina Sambut Biksu Thudong di Pelataran Masjid Semarang

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Pesta Bola Terbesar Siap Mengguncang Benua Amerika

Senin, 25 Mei 2026 | 20:19

Selengkapnya