Berita

Petugas saat evakuasi seorang pemudik. (Foto: RMOLJabar/Andri)

Presisi

Pemudik Lansia Lemas di Tanjakan Gentong, Polisi Bergerak Sigap

SELASA, 24 MARET 2026 | 22:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketanggapan aparat kepolisian kembali mendapat apresiasi di tengah padatnya arus balik Lebaran 2026.

Seorang pemudik lanjut usia yang mendadak mengalami penurunan kondisi berhasil diselamatkan berkat aksi cepat petugas di jalur Letter U Tanjakan Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa 24 Maret 2026.

Peristiwa tersebut menimpa Dede Sunarya (70), warga asal Ciamis, yang saat itu tengah dibonceng anaknya menggunakan sepeda motor menuju kawasan Dago, Kota Bandung.


Di tengah perjalanan, Dede tiba-tiba mengeluhkan pusing dan lemas hingga kondisinya semakin menurun.

Melihat situasi darurat tersebut, personel Pos Pengamanan Letter U Gentong bersama sejumlah polisi wanita (Polwan) segera bergerak cepat. 

Tanpa menunggu lama, korban langsung dievakuasi ke pos pengamanan untuk mendapatkan penanganan awal.

Anak korban, Rahmat (22), menuturkan bahwa perjalanan awalnya berlangsung normal sebelum kondisi sang ayah mendadak memburuk.

“Dari Ciamis ke Dago, awalnya biasa saja. Tapi tiba-tiba bapak lemas, jadi langsung kami bawa ke pos Gentong,” kata Rahmat dikutip RMOLJabar.

Ia pun mengungkapkan rasa syukur atas respons cepat petugas yang sigap memberikan pertolongan.

“Alhamdulillah langsung ditangani, bahkan dibantu ambulans. Rencananya akan dibawa ke arah Cileunyi. Terima kasih banyak, pelayanannya sangat cepat,” tambahnya.

Sementara itu, Aiptu Yadi Miyadi dari Seksi Humas Polres Tasikmalaya Kota menjelaskan bahwa kejadian tersebut terdeteksi saat dirinya tengah melakukan patroli di jalur Gentong yang padat kendaraan.

“Kami melihat pengendara motor membawa orang tua dengan posisi tidak wajar, bahkan terlihat miring ke kiri. Saat kami dekati, langsung kami arahkan ke pos untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim kesehatan di lokasi, diketahui korban memiliki riwayat penyakit stroke dan hipertensi yang diduga menjadi pemicu kondisi tersebut.

Petugas kemudian segera berkoordinasi dengan tim medis serta menghentikan ambulans yang melintas untuk mempercepat proses evakuasi menuju fasilitas kesehatan.

“Kondisinya cukup mengkhawatirkan, sehingga kami bergerak cepat bersama tim kesehatan untuk memastikan korban segera mendapatkan penanganan lanjutan,” pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya