Berita

Tempat Wisata Sungai Mundal (Sumber: Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta)

Nusantara

5 Tempat Wisata Kulon Progo yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran 2026

SELASA, 24 MARET 2026 | 15:27 WIB | OLEH: TIFANI

Kabupaten Kulon Progo menjadi salah satu destinasi wisata saat libur Lebaran 2026. Wilayah yang berada di bagian barat Yogyakarta ini menawarkan beragam pilihan tempat wisata yang cocok untuk mengisi waktu liburan bersama keluarga.

Suasana yang relatif lebih tenang dibandingkan pusat kota Yogyakarta juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin berlibur dengan lebih santai. Selain itu, akses menuju Kulon Progo kini semakin mudah berkat keberadaan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) yang berada di wilayah ini.

Melansir laman resmi Wonderful Indonesia, berikut rekomendasi tempat wisata Kulon Progo untuk libur Lebaran 2026.


1. Taman Sungai Mudal

Taman Sungai Mudal dapat menjadi destinasi wisata air yang dijamin dapat meredakan hawa panas yang melanda wisatawan. Objek wisata favorit di Kulon Progo ini bukan sekadar taman biasa, ada air terjun yang mengalir di tengah-tengah taman ini.

Bahkan, bukan air terjun biasa, tetapi air terjun yang berasal dari mata air di dalam sebuah gua. Gemercik air terjun dan air yang dingin sangat cocok untuk menyejukkan diri atau hanya sekadar duduk menikmati suasana.

Taman Sungai Mudal terletak di Dusun Mudal, Banyuganti, Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo. Wisatawan cukup membayar parkir Rp2.000 untuk motor danRp 5.000 untuk mobil saat mengunjungi tempat wisata ini.

2. Kebun Teh Tritis Kulon Progo

Kebun teh Tritis merupakah salah satu kebun teh milik pribadi yang dibuka untuk wisatawan umum. Wisata Yogyakarta berupa kebun teh yang mengelilingi rumah Bapak Purwanto ini terlihat tertata rapi.

Udara segar khas perbukitan akan langsung menyambut para wisatawan. Wisatawan dapat menyusuri tanaman teh di sini sambil berfoto ria dengan bebas.

Puncak Menoreh dan formasi batuannya yang unik dapat dilihat dari kawasan kebun teh ini. Kebun teh Tritis terletak di Desa Ngargosari, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo.

Untuk mengunjungi kebun teh ini wisatawan cukup membayar tiket masuk mulai dari Rp3.000 dan biaya parkir parkir motor sebesar Rp2.000, sedangkan mobil Rp5.000.

3. Hutan Mangrove Kulon Progo 

Hutan mangrove Kulon Progo merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di sekitar Yogyakarta Internasioanal Airport atau Bandara YIA. Wisatawan dapat menyusuri deretan hutan bakau melalui jembatan kayu yang dibangun di atasnya. 

Namun, jika wisatawan tidak ingin berjalan di atas jembatan bambu, dapat menyewa perahu untuk menyusuri hutan bakau ini. Menariknya, setiap sudut hutan bakau ini menjadi spot foto yang instagramable. 

Spot foto favorit yang menjadi ikon di sini adalah tulisan Kulon Progo MJAA (Mangrove Jembatan Api-api). Penamaan api-api diambil dari jenis tanaman bakau yang tumbuh di sini. 

Hutan mangrove yang memiliki luas lebih dari 3 hektare ini juga menjadi sarana edukasi bagi wisatawan mengenai ekosistem hutan bakau. Wisatawan juga dapat menikmati matahari terbenam atau di tempat lain di dekat mangrove Kulon Progo, seperti Pantai Congot atau Pantai Pasir Kadilangu. 

Pada mulanya hutan bakau atau mangrove di Kulon Progo Yogyakarta merupakan kawasan konservasi yang ada sejak 1989. Harga tiket masuk tempat wisata ini dibanderol mulai dari Rp. 5.000, dan sewa perahu dibanderol mulai dari Rp.10.000. 

Hutan Mangrove Kulon Progo mulai buka pada pukul 06.00 sampai 18.00 WIB setiap hari.

4. Wildlife Rescue Center

Wildlife Rescue Center atau WRC menjadi rumah sementara bagi hewan liar langka yang hampir punah. WRC berlokasi di Jalan Pengasih-Nanggulan, Derwolo, Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. 

Wildlife Rescue Center berdiri di atas lahan seluas 14 hektar. Mulanya WRC merupakan konservasi satwa yang menampung 160 satwa, yang didapat dari hasil sitaan atas kepemilikan ilegal dan perdagangan ilegal satwa, seperti orang utan, elang jawa, buaya dan owa.

Di dalam konservasi ini, para satwa direhabilitasi kemudian pada akhirnya akan dilepaskan ke habitat aslinya. Setelah itu WRC berkembang dan memiliki banyak program, mulai dari program donasi satwa, adopsi satwa,  volunteer, outbond, dan program pendidikan konservasi untuk biaya operasional sehari-harinya. 

Suasana seperti hutan membuat suasana WRC nyaman dan asri. Wisatawan dapat berkeliling WRC menikmati kesejukan alam ditemani oleh salah satu pemandu yang siap memberikan ilmu. Wisata ini sangat cocok untuk wisata keluarga.

Wildlife Rescue Center buka setiap Senin hingga Sabtu, mulai pukul 08.00 hingga 15.00. Harga tiket masuk wisata ini juga cukup terjangkau, yakni Rp 8.000 per orang.

5. Mahaloka Paradise, Kulon Progo

Hamparan area persawahan dengan view yang begitu indah, kini bisa menjadi destinasi wisata yang menarik. Salah satunya di Pronosutan, Nanggulan, Kulon Progo.

Selain mudah dijangkau, panoramanya yang indah cocok bagi pemilik hobi foto-foto mengabadikan momen-momen spesial. Pronosutan View menghadirkan jalanan yang dilapisi beton dengan hamparan sawah yang sangat luas.

Tempat ini semakin indah karena selain hamparan sawah yang tengah menguning memiliki latar perbukitan Menoreh. Keindahan alam di tengah sawah ini dipercantik dengan hadirnya salah satu kafe atau tempat nongkrong yang Instagramable.

Mahaloka Paradise merupakan tempat nongkrong kekinian dengan lokasi berada di tengah sawah, sehingga  pengunjung dapat merasakan sensasi nongkrong yang berbeda dari tempat tempat pada umumnya.

Mahaloka Paradise ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB. Fasilitas yang ditawarkan kafe ini juga cukup lengkap seperti tempat parkir yang luas, kamar mandi yang bersih, tempat duduk yang keren dan kekinian di tengah hamparan sawah, dan spot foto yang Instagramable.

Jika beruntung saat cuaca cerah akan mendapatkan momen keindahan matahari terbenam. Harga tiket masuk lokasi Mahaloka Paradise ini Rp20.000 termasuk voucher makan. Menu makanan dan minuman yang bervariasi dengan rasa yang mampu memanjakan lidah.

Untuk harga jangan khawatir, sangat ramah di kantong. Seporsi makanan berat dipatok mulai dari Rp15.000 hingga Rp25.000, untuk camilan khas Jawa tradisional mulai dari Rp3.000 hingga Rp5.000.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Bripda Nopandri Anggota Polres Katingan Ditemukan Wafat Usai Gerebek Bandar Narkoba

Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:06

GreenBus Pertamina, Ajak Generasi Muda Belajar dari Kampung Hijau Cemara

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:46

Aipda Endang Karyana Gugur usai Tertabrak Tugas di Tol Joglo

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:39

Bank Mandiri Taspen Gelar Appreciation Night Bersama Media di Pantai Sanur

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:10

Kapolri Pimpin Sertijab Enam Kapolda dan PJU Mabes

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34

Ulang Tahun, Dasco Ucapkan Selamat untuk Nadiem Makarim

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:08

Terus Ada, Ada Terus, BNI Hadirkan Ragam Promo Spesial 80 Tahun Pengabdian

Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:44

Partai Demokrat Ajak Publik Terlibat Tentukan Logo HUT ke-25

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:52

Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Ini Jadwalnya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:25

KAI Group Angkut 258,99 Juta Penumpang di Semester I 2026

Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:57

Selengkapnya