Berita

Kepala Panti Wreda Salam Sejahtera, Anna Hartawan. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Pasca Isu Pelanggaran, Kementerian HAM Dorong Pembenahan Panti Wreda

SELASA, 24 MARET 2026 | 14:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Isu dugaan pelanggaran HAM yang sempat viral di media sosial dan media massa beberapa waktu lalu di Panti Wreda Salam Sejahtera, terjawab setelah mendapat perhatian langsung dari Kementerian HAM.

Kepala Panti Wreda Salam Sejahtera, Anna Hartawan menjelaskan, pengelolaan panti yang dipimpinnya kini semakin mengedepankan prinsip HAM dengan turunnya Kementerian HAM secara langsung.

“Dengan kehadiran Kementerian HAM, secara psikologis sangat berdampak bagi penghuni, keluarga, dan pekerja. Mereka merasa ada perhatian dan perlindungan,” kata Anna kepada wartawan, Selasa, 24 Maret 2026.


Ia menjelaskan, Kementerian HAM tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kondisi di panti berjalan sesuai standar pelayanan kemanusiaan.

Menurut Anna, intervensi tersebut mendorong pihak pengelola melakukan sejumlah pembenahan sistem, termasuk penguatan tata kelola kelembagaan.

“Selama ini kami masih banyak menggunakan pendekatan kekeluargaan. Tapi setelah kejadian ini, kami mulai memperbaiki sistem, termasuk pencatatan, struktur organisasi, hingga penguatan fungsi HRD,” katanya. 

Panti Wreda Salam Sejahtera yang berdiri sejak 1996 itu, lanjut Anna, saat ini menampung 45 lansia dengan dukungan sekitar 38 hingga 40 tenaga kerja termasuk caregiver, perawat, dan staf operasional.

Dia memastikan, dalam operasional sehari-hari panti menerapkan pola aktivitas terstruktur bagi penghuni, mulai dari kegiatan fisik, terapi, hingga aktivitas sosial seperti berkebun dan seni untuk menjaga kesehatan mental dan fisik lansia.

Anna menegaskan, pihaknya juga memastikan aspek kesehatan menjadi prioritas melalui pemantauan rutin oleh tenaga medis, serta pengawasan ketat terhadap konsumsi obat.

“Kami ingin para lansia tetap aktif, sehat, dan bahagia. Itu yang menjadi fokus utama kami,” tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya