Berita

Ilustrasi. (Foto Net)

Nusantara

Garda Usul Pengalihan Subsidi ke Motor Listrik untuk Ojol demi Efisiensi BBM

SELASA, 24 MARET 2026 | 11:10 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia mengusulkan pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk pengemudi ojol, sebagai langkah efisiensi di tengah gejolak harga minyak global akibat perang di Timur Tengah.

Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, mengatakan, ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah yang dipicu oleh konflik regional antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, mengancam ketersediaan pasokan BBM global termasuk di Indonesia. 

"Ancaman krisis energi BBM ini berpotensi menimbulkan disrupsi ekonomi nasional," ujar dia kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Selasa, 24 Maret 2026. 


Menurutnya, salah satu yang bisa dilakukan pemerintah adalah dengan mengalihkan anggaran subsidi BBM kepada penggunaan kendaraan hemat energi yaitu motor listrik (molis).

"Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia secara tegas mendorong Pemerintah Republik Indonesia untuk melakukan kajian komprehensif mengenai pengalihan sebagian subsidi BBM menjadi subsidi pembelian sepeda motor listrik bagi pengemudi ojek daring," tuturnya.

Selain itu, dia jugs mendorong pengaoihan subsidi tersebut disertai penyediaan fasilitas pembiayaan yang terjangkau, dengan program penukaran sepeda motor berbahan bakar minyak ke listrik.

"Ekosistem ojek daring telah menjadi pilar utama dalam rantai pasok barang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta transportasi penumpang yang efisien," katanya.

Dia menyebutkan, dengan estimasi 7 juta pengemudi ojol di seluruh Indonesia maka pengalihan subsidi BBM ke molis merupakan langkah strategis yang tepat sasaran, guna mengurangi ketergantungan impor BBM, menekan emisi gas rumah kaca, dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Oleh karena itu, Igun menghimbau pemerintah untuk segera mengkaji dan mengimplementasikan usulan kebijakan tersebut, termasuk skema pembiayaan kredit berbunga rendah bagi pengemudi ojek daring. 

"Inisiatif tersebut tidak hanya menjadi solusi mitigasi krisis BBM, melainkan juga katalisator transformasi ekonomi berkelanjutan melalui sektor gig economy," ucapnya.

"Asosiasi siap menjalin kerja sama serta kajian bersama dengan instansi pemerintah terkait, platform ojek daring, sektor pembiayaan serta produsen sepeda motor listrik untuk realisasi program sebagai bentuk mitigasi potensi krisis BBM di Indonesia," demikian Igun menambahkan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya