Berita

Brigadir Fajar Permana. (Foto: Humas Polda Metro Jaya)

Presisi

Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya Gugur Usai Amankan Mudik

SENIN, 23 MARET 2026 | 19:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Momen mudik Idulfitri 1447 Hijriyah menyisakan berita duka mendalam, khususnya terhadap jajaran Polda Metro Jaya, salah satu personel wafat usai menjalankan tugas pengamanan di Operasi Ketupat 2026.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, anggota Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polri, Brigadir Fajar Permana dinyatakan meninggal dunia usai menjalankan tugas mengawal kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

"Polda Metro Jaya sangat kehilangan sosok Bhayangkara muda yang berdedikasi tinggi seperti almarhum Brigadir Fajar Permana. Beliau mengembuskan napas terakhirnya usai menjalankan amanah negara," ujar Budi dalam keterangannya, Senin, 23 Maret 2026.


Budi mengungkapkan, Fajar diduga kuat mengalami kelelahan fisik yang sangat luar biasa (exhaustion), serta gangguan pernapasan setelah berjaga di titik-titik pelayanan masyarakat tanpa kenal lelah.

"Dugaan sementara, kondisi fisik almarhum menurun drastis akibat kelelahan setelah bertugas secara maraton di lapangan guna melayani masyarakat," sambungnya menegaskan.

Polda Metro Jaya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian Fajar. Menurut Budi, dedikasinya selama Operasi Ketupat 2026 merupakan cerminan nyata dari semangat pengabdian insan Polri yang rela mengesampingkan kepentingan pribadi, demi memastikan jutaan pemudik bisa sampai ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

"Pihak Polda Metro Jaya memastikan akan memberikan penghormatan terakhir dan memenuhi seluruh hak-hak almarhum serta memberikan santunan bagi keluarga yang ditinggalkan," katanya. 

Lebih lanjut, Budi memastikan kejadian yang dialami Fajar menjadi atensi serius bagi pimpinan Polda Metro Jaya untuk terus mengevaluasi dan memantau kondisi kesehatan personel, terkhusus yang masih berjaga di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Karenanya, dia menyebutkan langkah preventif Kapolda Metro Jaya melalui instruksi kepada Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) untuk lebih proaktif, dalam melakukan pemeriksaan kesehatan rutin di pos-pos pengamanan.

Dengan begitu, dia meyakini langkah preventif yang diambil itu adalah untuk memastikan setiap anggota tetap dalam kondisi prima  di tengah tingginya tensi tugas operasional selama masa arus mudik dan balik Lebaran.

"Bapak Kapolda telah memerintahkan jajaran Dokkes untuk menyisir kesehatan anggota di lapangan," demikian Budi menambahkan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya