Berita

Bangunan runtuh di kota Arad, Israel selatan setelah dihantam Iran. (Foto: New York Post

Dunia

Iran Hantam Balik Israel, Netanyahu Akui Situasi Makin Sulit

SENIN, 23 MARET 2026 | 15:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Eskalasi konflik di Timur Tengah kian memanas setelah Iran membalas serangan Israel terhadap fasilitas nuklir terbesarnya di Natanz Nuclear Facility.

Mengutip Aljazeera pada Senin 23 Maret 2026, serangan roket kedua Iran menghantam kota Arad di Israel selatan, yang meruntuhkan sejumlah bangunan dan melukai sedikitnya 64 orang.

Tim penyelamat dikabarkan masih mencari korban selamat yang terjebak di bawah reruntuhan.


Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggambarkan situasi tersebut sebagai malam yang sangat sulit.

“Ini malam yang sangat sulit dalam pertempuran untuk masa depan negara kita. Doa kami untuk para korban luka agar segera pulih,” kata Netanyahu dalam keterangannya.

Sementara Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, yang berada di lokasi kejadian, menegaskan bahwa Israel akan terus melanjutkan perlawanan hingga meraih kemenangan.

"Saya datang untuk memberi kekuatan. Saya datang untuk merangkul penduduk di sini. Saya datang untuk menguatkan mereka. Rakyat Israel, alhamdulillah, kuat. Mereka mencoba untuk menyakiti kita. Tetapi kita ingat satu hal. Kita sedang berperang. Ini adalah perang di mana kita harus terus menghancurkan untuk meraih kemenangan," ujarnya.

Meningkatnya serangan terhadap infrastruktur dan kawasan permukiman sipil memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik menjadi perang regional yang lebih besar di kawasan Timur Tengah.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya