Berita

Anggota Gegana Brimob Polda Jawa Tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kawasan Noyontaan Gang 8, Kecamatan Pekalongan Timur, Sabtu, 21 Maret 2026. (Foto: Polres Pekalongan Kota)

Nusantara

Perayaan Malam Takbiran Makan Korban di Grobogan dan Pekalongan

MINGGU, 22 MARET 2026 | 03:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Malam Idulfitri atau yang dikenal dengan malam takbiran justru menjadi malapetaka di dua tempat di Jawa Tengah.

Ledakan petasan terjadi di Grobogan dan Pekalongan yang membuat luka-luka sedikitnya 10 orang di dua tempat tersebut.

Peristiwa di Grobogan terjadi saat korban, M Nur Attamimi (19) meracik petasan yang diduga untuk memeriahkan malam takbiran. Peristiwa itu baru dilaporkan ke polisi pada Jumat malam, 20 Maret 2026, pukul 23.00 WIB.


Peristiwa itu terjadi di Desa Ngroto, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Saat itu korban melubangi petasan dengan paku untuk sumbu petasan. Kemudian ujung petasan ditutup dengan dipukul.

"Selanjutnya korban menutup ujung petasan dengan cara memukul petasan tersebut akhirnya terjadi ledakan," kata Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Sabtu malam, 21 Maret 2026.

Suara menggelegar dari mercon itu mengagetkan tetangga. Salah satu tetangga langsung keluar rumah dan menghampiri rumah korban. 

Ketika itu korban sudah dalam kondisi terkapar di kamar rumah depan sebelah barat yang terdapat bekas ledakan.

"Warga sekitar datang dan membawa korban ke Klinik Medika Farma Desa Jeketro, dan dirujuk ke RSUD Raden Soedjadi Purwodadi," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka bakar di area wajah dan leher, luas luka bakar sekitar 4,5 persen. Kemudian ada luka di anggota gerak atas fraktur atau patah, luka lecet di bagian wajah, leher, lengan dan kaki, kemudian luka lebam di kedua mata.

Peristiwa serupa terjadi di Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan sekitar pukul 02.15 WIB. Ledakan yang terjadi cukup besar hingga merusak rumah yang jadi TKP. Bahkan genteng rumah itu terbang berhamburan.

Ketua RT setempat, Edi Purnomo kepada wartawan mengatakan suara ledakan cukup keras. Saat dia mengecek sumber suara, ada asap dari rumah kosong yang hancur.

"Saya keluar terlihat asap," ujar Edi.

Dia sempat melihat sejumlah orang dengan luka-luka berhamburan keluar. Mereka kemudian ditolong warga.

“Korban kurang lebih ada sembilan orang. Satu orang, mengalami luka parah. Mereka dirawat di RS Siti Khodijah Pekalongan,” ujarnya.

Polisi mendatangi lokasi dan mengamankan 41 selongsong dengan rincian 35 selongsong sudah diisi bubuk mercon dan enam lainnya kosong. Dari keterangan saksi kepada polisi para korban membeli 1,5 kg bubuk petasan.

"Korban 9 orang luka-luka. Kami melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi," kata Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Setyanto kepada wartawan.


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya