Berita

Layanan kesehatan Satgas TNI Konga RDB XXXIX-G di Desa Maliobongo, Kongo. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

Satgas TNI Konga RDB XXXIX-G Gelar Bantuan Kemanusiaan di Kongo

MINGGU, 22 MARET 2026 | 00:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) Rapid Deployment Battalion (RDB) XXXIX-G yang dipimpin Mayor Inf Andhika Widya Nugraha melaksanakan kegiatan Mobile Operation Base (MOB) di Desa Maliobongo, wilayah Tchabi, Republik Demokratik Kongo, pada 12-14 Maret 2026. 

Kegiatan ini melibatkan 42 personel TNI didampingi Language Assistant (LA) serta personel Forces Armées de la République Démocratique du Congo (FARDC) sebagai bagian dari tugas pengawasan dan pemantauan di Area of Responsibility (AOR) misi perdamaian MONUSCO.

Kegiatan diawali dengan Key Leader Engagement (KLE) bersama tokoh masyarakat setempat guna membangun komunikasi dan kepercayaan. Melalui pendekatan Civil Military Coordination (CIMIC), Satgas TNI juga menggelar sosialisasi kesehatan, pelayanan pengobatan gratis, serta menyalurkan bantuan berupa makanan, pakaian, dan air bersih kepada warga di sekitar wilayah operasi.


Mayor Andhika menjelaskan bahwa kehadiran TNI dalam misi ini merupakan implementasi mandat resolusi PBB untuk menjaga perdamaian dunia dengan meningkatkan visibilitas pasukan sekaligus memberikan dampak langsung bagi masyarakat. 

Selain kegiatan kemanusiaan, Satgas TNI bersama FARDC juga melaksanakan patroli gabungan, baik menggunakan kendaraan maupun berjalan kaki, guna menciptakan rasa aman dan stabilitas wilayah.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Situasi keamanan di Desa Maliobongo terpantau kondusif, sehingga warga dapat beraktivitas secara normal. Keberhasilan kegiatan tersebut menjadi bukti nyata efektivitas penerapan pendekatan secara humanis, hal ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam mewujudkan perdamaian dunia dan menjaga nama serta kehormatan Indonesia di tingkat Internasional.  


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya