Berita

Ketua Bidang Kebijakan Ekonomi Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Mukhamad Misbakhun. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Golkar: Pembatasan Open House Bentuk Empati untuk Korban Bencana

SABTU, 21 MARET 2026 | 09:13 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Imbauan pemerintah untuk mengurangi perayaan open house dinilai Partai Golkar sebagai langkah bijak yang mencerminkan solidaritas nasional di tengah kondisi pascabencana di Aceh dan Sumatera. 

Kebijakan ini dianggap penting untuk menjaga empati terhadap masyarakat yang masih berada di pengungsian dan pusat rehabilitasi.

Ketua Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar sekaligus Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengatakan imbauan tersebut layak diapresiasi karena mengingatkan pejabat untuk lebih peka terhadap situasi korban bencana.


“Masih banyaknya saudara-saudara kita yang masih berada di dalam wilayah bencana di dalam shelter-shelter penampungan, pusat rehabilitasi dan perasaan mereka yang dijaga dengan baik itu menjadi sebuah pengorbanan bersama bagi seluruh anak bangsa secara nasional, dan tentunya ini menimbulkan solidaritas,” katanya di Slipi, Jakarta, Sabtu, 21 Maret 2026.

Ia menilai, pembatasan perayaan menjadi bentuk kepedulian bersama agar masyarakat terdampak merasa diperhatikan.

Solidaritas tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan kondisi di wilayah terdampak.

“Ketika mereka yang di wilayah bencana diberikan solidaritas, maka perasaan-perasaan mereka yang kita jaga itu akan menjadi doa sendiri bagi bangsa dan negara itu cepat keluar dari segala permasalahan.” pungkas Misbakhun.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya