Berita

Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel (Foto: Al Jazeera)

Dunia

Kuba Siapkan Perlawanan Penuh Hadapi Ancaman Agresi AS

KAMIS, 19 MARET 2026 | 12:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Kuba menegaskan tidak akan gentar menghadapi tekanan Amerika Serikat yang kian meningkat. 

Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel memperingatkan bahwa setiap bentuk agresi dari Washington akan dibalas dengan perlawanan penuh yang tidak mudah ditembus.

"Dalam menghadapi skenario terburuk, #Kuba memiliki satu kepastian: setiap agresor eksternal akan berbenturan dengan perlawanan yang tak terkalahkan," tulisnya di X, seperti dikutip dari Associated Press, Kamis, 19 Maret 2026. 


Pernyataan keras itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan komentar kontroversial dengan menyebut dirinya dapat melakukan apa pun yang dia inginkan terhadap Kuba.

Díaz-Canel menuding pemerintah AS terus mengancam kedaulatan Kuba secara terbuka. Ia menegaskan bahwa upaya menggulingkan pemerintahan di Havana bukanlah hal baru dan selalu menjadi bagian dari tekanan Washington. 

“Pemerintahan Trump secara terbuka mengancam pemerintah Kuba hampir setiap hari dengan penggulingannya, dan setiap tindakan agresi akan dibalas dengan perlawanan yang tak terkalahkan.” kata Díaz-Canel.

Ketegangan semakin memanas setelah Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio ikut menekan perubahan drastis terhadap sistem ekonomi sosialis Kuba. 

Washington menilai model tersebut harus dirombak, sementara di sisi lain Havana menuding sanksi berkepanjangan AS sebagai penyebab utama keterpurukan ekonomi nasional.

Sejumlah sumber menyebutkan bahwa pemerintahan Trump bahkan menginginkan Díaz-Canel lengser dari kekuasaan, meskipun belum ada kejelasan siapa yang akan didorong sebagai penggantinya. 

Di saat bersamaan, langkah-langkah tekanan seperti penghentian pasokan minyak semakin memperparah kondisi di dalam negeri Kuba.

Rakyat Kuba kini menghadapi situasi sulit, mulai dari pemadaman listrik berkepanjangan hingga keterbatasan layanan dasar. 

Bantuan internasional mulai berdatangan, termasuk pengiriman peralatan medis dan panel surya untuk menopang fasilitas kesehatan di tengah krisis energi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya