Berita

Danpuspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Kesigapan TNI Bantu Ungkap Kasus Teror Air Keras Patut Diapresiasi

KAMIS, 19 MARET 2026 | 06:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kesigapan TNI dalam membantu pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Ketua KontraS Andrie Yunus menuai apresiasi dari banyak kalangan. 

Salah satunya datang dari akademisi IAIN Sultan Amai Gorontalo, Sahmin Madina. Menurutnya, langkah cepat, terukur, dan transparan tersebut mencerminkan profesionalisme TNI dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus merespons keresahan publik secara bertanggung jawab.

Sahmin menilai, kecepatan aparat dalam mengungkap kasus ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi warga serta memastikan proses hukum berjalan secara objektif dan akuntabel. 


“Kesigapan TNI patut diapresiasi. Ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan nasional sekaligus memastikan bahwa setiap peristiwa ditangani secara profesional dan transparan,” ujar Sahmin dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 19 Maret 2026.

Lebih lanjut, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh arus disinformasi dan narasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar masif di media sosial. 

Dalam situasi seperti ini, sambungnya, seringkali muncul upaya-upaya sistematis untuk menggiring opini publik dengan informasi yang menyesatkan, bahkan memanfaatkan teknologi seperti manipulasi konten digital.

“Publik harus cerdas dan tidak mudah terpancing. Disinformasi, termasuk konten manipulatif atau rekayasa seperti gambar dan narasi yang tidak sesuai fakta, sangat berbahaya karena dapat memicu kesalahpahaman dan memperkeruh situasi,” tegas Sahmin.

Ia menambahkan, upaya adu domba melalui penyebaran informasi yang tidak akurat merupakan ancaman serius bagi kohesi sosial dan persatuan bangsa. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan mengedepankan sikap kritis, melakukan verifikasi informasi, serta tidak langsung menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya.

“Jangan sampai kita menjadi bagian dari penyebaran hoaks. Persatuan nasional harus dijaga bersama. Setiap warga negara memiliki tanggung jawab moral untuk tidak terlibat dalam penyebaran informasi yang dapat memecah belah,” lanjutnya.

Sahmin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan serta memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum agar dapat menuntaskan kasus ini secara transparan, adil, dan tuntas.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa kekuatan Indonesia terletak pada persatuan dan kedewasaan masyarakat dalam menyikapi setiap peristiwa. 

“Mari kita jaga akal sehat publik, perkuat solidaritas, dan jangan beri ruang bagi pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa melalui disinformasi,” pungkasnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya