Berita

Anggota DPD Dapil DKI Jakarta Fahira Idris. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Ini Enam Rekomendasi Fahira Idris untuk Satgas Pangan

Demi Menjaga Stabilitas Harga
KAMIS, 19 MARET 2026 | 03:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Anggota DPD Dapil DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi langkah pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Pangan yang terus memperkuat pengawasan harga dan distribusi bahan pokok menjelang Idulfitri 1447 H. 

Upaya ini dinilai penting untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan tetap terjaga di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

“Langkah pemerintah memperkuat Satgas Pangan patut diapresiasi. Pengawasan yang ketat, disertai pembinaan kepada pelaku usaha, diharapkan mampu menjaga stabilitas dan mencegah gejolak harga di masyarakat,” ujar Fahira Idris dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu malam, 18 Maret 2026.


Ia menilai penguatan pengawasan yang dilakukan pemerintah, menunjukkan bahwa negara hadir dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen, distributor, dan konsumen. Pendekatan pembinaan yang diutamakan juga dinilai efektif selama tetap disertai ketegasan terhadap pelanggaran.

Di sisi lain, Fahira mengingatkan bahwa potensi dan tren kenaikan harga sejumlah komoditas pangan menjelang Lebaran tetap perlu diantisipasi secara serius. Satgas Pangan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang merugikan masyarakat. Oleh karena itu, ia menyampaikan enam rekomendasi agar pengawasan dan stabilisasi harga pangan dapat berjalan lebih optimal, baik menjelang maupun pascalebaran.

Pertama, memperkuat pengawasan menyeluruh dari hulu hingga hilir, termasuk penelusuran harga sejak tingkat petani, peternak, hingga pedagang, sehingga setiap potensi kenaikan harga dapat dideteksi lebih dini.

Kedua, memastikan kepatuhan terhadap Harga Eceran Tertinggi (HET) melalui pengawasan intensif di pasar tradisional maupun modern, serta menindak tegas pelaku usaha yang melanggar ketentuan.

Ketiga, mengoptimalkan sinergi lintas lembaga dalam Satgas Pangan, mulai dari Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah hingga aparat penegak hukum, agar pengawasan berjalan efektif dan terkoordinasi.

Keempat, mempercepat respons terhadap indikasi penimbunan atau spekulasi harga, dengan pendekatan bertahap mulai dari pembinaan hingga penegakan hukum jika ditemukan unsur pelanggaran serius.

Kelima, memperkuat distribusi dan ketersediaan stok di pasar, terutama pada komoditas strategis seperti beras, cabai, daging, dan telur, agar tidak terjadi kesenjangan antara permintaan dan pasokan.

Keenam, memastikan keberlanjutan pengawasan pascalebaran, karena fluktuasi harga tidak hanya terjadi sebelum, tetapi juga setelah momentum hari besar keagamaan.

Fahira Idris menegaskan bahwa stabilitas harga pangan merupakan faktor penting dalam menjaga ketenangan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri. Ia berharap Satgas Pangan terus bekerja secara konsisten, adaptif, dan tegas, sehingga mampu menjaga keseimbangan harga sekaligus melindungi kepentingan masyarakat luas.

“Pangan adalah kebutuhan dasar. Ketika harganya stabil, masyarakat bisa menjalankan ibadah dan merayakan Lebaran dengan tenang. Di sinilah peran strategis Satgas Pangan sangat dibutuhkan,” tegas Senator Jakarta ini.


Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya