Berita

Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa 17 Maret 2026. (Foto: BPMI Setkab)

Nusantara

Seskab Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran di Stasiun Pasar Senen

KAMIS, 19 MARET 2026 | 03:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya melakukan peninjauan langsung terhadap operasional Kereta Api Kerakyatan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa 17 Maret 2026.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan layanan transportasi kereta api dalam menghadapi arus Mudik Lebaran 2026, sekaligus menindaklanjuti arahan Presiden terkait peningkatan mutu layanan perkeretaapian nasional.

Dalam kegiatan tersebut, Teddy memeriksa sejumlah fasilitas utama, seperti kondisi gerbong, kenyamanan kursi penumpang, serta kebersihan fasilitas toilet. Ia menegaskan bahwa pemerintah saat ini tengah memprioritaskan pembenahan di sektor transportasi kereta api guna memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.


“Sesuai arahan Bapak Presiden, kita fokus pada pembenahan kereta api. Tadi kita cek langsung Kereta Api Kerakyatan,” ujar Teddy, dikutip pada Rabu, 18 Maret 2026.

Ia menyampaikan bahwa tarif Kereta Api Kerakyatan untuk rute Jakarta-Yogyakarta kini lebih terjangkau dibanding sebelumnya. Jika sebelumnya berada di kisaran Rp225.000 hingga Rp250.000, saat ini harga tiket turun menjadi sekitar Rp135.000 hingga Rp175.000.

Selain penyesuaian harga, peningkatan juga dilakukan pada sisi fasilitas. Teddy menjelaskan bahwa sistem pendingin udara berfungsi optimal, kondisi toilet terjaga kebersihannya, serta tata letak kursi yang kini lebih nyaman karena tidak lagi saling berhadapan.

“Harganya menurun, fasilitasnya meningkat. AC-nya nyala, toiletnya bagus, tempat duduknya juga nyaman. Perjalanan sekitar enam jam ke Jogja jadi lebih nyaman,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Teddy turut berinteraksi langsung dengan para penumpang untuk memperoleh masukan terkait kualitas layanan yang dirasakan selama perjalanan.

“Saya sempat tanya ke pemudik, apakah keretanya nyaman, harganya murah, toiletnya bagus. Alhamdulillah mereka mengapresiasi,” ungkap Teddy.

Lebih lanjut, Teddy menegaskan bahwa program Kereta Api Kerakyatan akan terus dikembangkan oleh pemerintah. Upaya peningkatan layanan tidak hanya difokuskan di wilayah Pulau Jawa, tetapi juga akan diperluas ke berbagai daerah lain di Indonesia.

“Ini akan terus kita kembangkan. Ke depan, seluruh perkeretaapian di Indonesia, tidak hanya di Jawa, juga akan meningkat kualitas, kenyamanan, dan kebersihannya. Itu pesan dari Pak Presiden,” pungkasnya.


Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya