Berita

Partai Golkar kembali menggelar program Mudik Gratis 2026. (Foto: Dok Golkar)

Politik

Progam Mudik Gratis Jadi Cara Golkar Hadir di Tengah Masyarakat

RABU, 18 MARET 2026 | 14:18 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Partai Golkar kembali menggelar program Mudik Gratis 2026 dengan memberangkatkan ribuan peserta ke berbagai daerah di Pulau Jawa.

Pelepasan dilakukan dari Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Selasa 17 Maret 2026, menggunakan puluhan armada bus. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin partai setiap momentum mudik Lebaran.

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, melepas langsung keberangkatan para pemudik. Ia menegaskan program ini merupakan wujud kehadiran nyata Golkar di tengah masyarakat.


Sejalan dengan itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Bidang Fungsi Elektoral 2 DPP Partai Golkar, Daniel Muttaqien Syafiuddin, menekankan bahwa program mudik gratis ini tidak sekadar bersifat seremonial.

“Program ini bukan seremonial, tetapi bentuk kepedulian kami agar masyarakat bisa pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya,” tegas Daniel, yang juga anggota DPR RI Komisi V, kepada RMOL  di Jakarta, Rabu, 18 Maret 2026.

Menurutnya, mudik bukan hanya perjalanan tahunan, tetapi momentum penting untuk mempererat hubungan keluarga dan menjaga nilai kebersamaan.

“Ini juga menjadi bagian dari upaya Partai Golkar untuk terus hadir dan memberikan manfaat langsung,” lanjutnya.

Untuk itu, lanjut Daniel, pelaksanaan program disusun secara terencana dengan mencakup rute ke Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat, guna memastikan distribusi peserta berjalan efektif.

Selain menyediakan transportasi gratis, panitia juga memberikan uang saku, paket sembako, serta fasilitas pendukung lainnya untuk menunjang kenyamanan perjalanan.

Dengan skema tersebut, Partai Golkar berharap program ini tidak hanya membantu masyarakat secara langsung, tetapi juga memperkuat kedekatan dengan publik pada momentum Lebaran 2026.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya