Berita

Kapal tanker minyak dan kapal kargo berjejer di Selat Hormuz (Foto: AP)

Dunia

90 Kapal Lintasi Selat Hormuz Meski Perang Iran Masih Berkecamuk

RABU, 18 MARET 2026 | 13:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sekitar 90 kapal, termasuk tanker minyak, tetap melintasi Selat Hormuz di tengah perang yang melibatkan Iran. 

Data maritim dan perdagangan menunjukkan jalur vital energi dunia itu tidak sepenuhnya tertutup, meski situasi keamanan kian memburuk.

Berdasarkan data Lloyd’s List Intelligence, sedikitnya 89 kapal melintas sepanjang 1-15 Maret, termasuk 16 tanker minyak. Angka tersebut turun tajam dibandingkan sebelum perang yang mencapai 100 hingga 135 kapal per hari. 


Sebagian kapal yang melintas bahkan menggunakan metode “dark transit” untuk menghindari pengawasan dan sanksi Barat.

Sebagian besar lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz memang sempat terhenti sejak awal Maret setelah konflik pecah, dengan sekitar 20 kapal dilaporkan diserang. Namun demikian, Iran tetap mampu menjaga aliran ekspor energinya.

Platform analitik Kpler memperkirakan Iran telah mengekspor lebih dari 16 juta barel minyak sejak awal bulan. Akibat sanksi Barat dan risiko terkait, China menjadi pembeli minyak Iran terbesar.

"Volume ekspor minyak Iran tetap berkelanjutan," ungkap analis risiko perdagangan Kpler, Ana Subasic, seperti dikutip dari AFP, Rabu, 18 Maret 2026. 

Di sisi lain, Direktur Klien Reddal, Kun Cao, menilai Iran mampu memanfaatkan kendalinya atas jalur sempit tersebut. Ia menyebut Iran berhasil melestarikan jalur ekspornya sendiri sekaligus tetap meraup keuntungan dari penjualan minyak di tengah krisis.

Sejumlah kapal dari negara lain juga dilaporkan berhasil melintas setelah melalui jalur diplomatik. 

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar menyatakan dua kapal negaranya dapat melewati selat setelah melakukan pembicaraan dengan Iran.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya