Berita

Pasukan TNI. (Istimewa)

Pertahanan

Trump Jadi Imam Perang, Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza Sebaiknya Dibatalkan

RABU, 18 MARET 2026 | 11:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah menunda pengiriman 8.000 pasukan yang akan menjalani misi perdamaian bersama International Stabilization Force (ISF) di Gaza. 

Penundaan dilakukan dengan mempertimbangkan situasi keamanan yang belum kondusif akibat eskalasi konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum menyarankan agar rencana pengiriman pasukan tersebut tidak hanya ditunda, tetapi dibatalkan.


“Sebaiknya dibatalkan,” tegas Anas lewat akun X miliknya, Rabu, 18 Maret 2026.

Ia menilai perubahan dinamika geopolitik global, khususnya sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump, telah mengubah arah misi yang sebelumnya diharapkan sebagai upaya perdamaian.

Menurutnya, sosok Trump yang semula dipandang sebagai bagian dari misi perdamaian justru kini berperan sebaliknya.

“Sebab Trump sudah batal sebagai imam perdamaian, sebagaimana misi awal BoP. Sebaliknya, Trump justru menjadi imam perang dan pengganas kemanusiaan,” ujarnya.

Anas menegaskan, dalam kondisi konflik yang semakin memanas, pemerintah perlu mempertimbangkan secara matang risiko dan dampak dari pengiriman pasukan, agar tidak menimbulkan konsekuensi yang merugikan bagi Indonesia maupun stabilitas kawasan.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya