Berita

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Ali Larijani (Foto: The Economist)

Dunia

Iran Konfirmasi Kematian Kepala Keamanan Ali Larijani

RABU, 18 MARET 2026 | 09:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kabar tewasnya Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Ali Larijani akibat serangan Israel akhirnya dikonfirmasi otoritas Iran.

Kantor berita Fars News yang berafiliasi dengan Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan kematian Larijani sebagai martir, hanya beberapa jam setelah Israel mengklaim telah menewaskan pejabat senior Iran itu dalam serangan Selasa malam, 17 Maret 2026.

“Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, telah gugur sebagai martir,” tulis Fars dalam unggahan di platform X.


Dalam rilis lanjutan, Fars menyebut kediaman keluarga Larijani di wilayah Pardis menjadi sasaran utama. Larijani tidak sendiri, putranya, wakilnya, serta sejumlah pengawal ikut menjadi korban dalam serangan gabungan AS-Israel itu.

“Syuhada Ali Larijani, salah satu pejabat terkemuka dan bijaksana di negara ini, bersama putranya, salah satu wakilnya, dan sekelompok pengawal, menjadi sasaran jet tempur Amerika dan rezim Zionis di rumah putrinya di daerah Pardis dan gugur sebagai syahid,” tulisnya.

Larijani yang pernah menjabat sebagai Ketua Parlemen Iran hingga 2020, disebut sebagai salah satu pejabat paling senior yang terbunuh sejak pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei meninggal dunia.

Ia bahkan dipandang sebagai pemimpin transisi de facto sebelum posisi tersebut diambil alih oleh Mojtaba Khamenei, yang hingga kini belum tampil di hadapan publik.

Menanggapi kematian Larijani, Garda Revolusi Iran mengancam akan melakukan pembalasan. 

“Darah suci Syahid Ali Larijani, seperti darah para syahid terkasih kita lainnya, akan menjadi sumber kehormatan, kekuatan, dan kebangkitan nasional melawan front global kesombongan dan Zionisme internasional, dan Korps Garda Revolusi Islam tentu tidak akan pernah lupa untuk membalas darah syahid agung ini dan para syahid lainnya dari Pertahanan Suci,” demikian pernyataan tersebut.

Di sisi lain, militer Israel juga mengklaim telah menewaskan Gholam Reza Soleimani, komandan pasukan paramiliter Basij, dalam serangan terpisah. 

Serangan terhadap jajaran elit militer Iran menjadi bagian dari operasi besar AS dan Israel yang menargetkan kemampuan nuklir dan rudal Teheran.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya