Berita

Petugas pemadam kebakaran Afghanistan bekerja memadamkan api di sebuah rumah sakit rehabilitasi narkoba di Kabul (Foto: NBC)

Dunia

Taliban Klaim 400 Warga Tewas Akibat Serangan Pakistan di RS Kabul

SELASA, 17 MARET 2026 | 14:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Taliban mengklaim sedikitnya 400 warga Afghanistan tewas dan 250 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan udara yang disebut dilakukan Pakistan di ibu kota Kabul.

Wakil juru bicara Taliban, Hamdullah Fitrat, menyebut serangan terjadi pada Senin malam sekitar pukul 21.00 waktu setempat dan menargetkan fasilitas Omid, sebuah rumah sakit rehabilitasi pengguna narkoba berkapasitas besar.

“Sebagian besar bangunan rumah sakit telah hancur, dan dikhawatirkan akan banyak korban jiwa. Sayangnya, jumlah korban tewas sejauh ini mencapai 400 orang, dengan hingga 250 lainnya terluka,” ujarnya melalui unggahan di platform X, seperti dikutip dari Reuters


Menurut Fitrat, tim penyelamat masih bekerja di lokasi kejadian untuk mengendalikan kebakaran serta mengevakuasi korban dari reruntuhan bangunan. 

Ia menegaskan bahwa jumlah korban berpotensi bertambah seiring proses pencarian yang masih berlangsung.

Namun, klaim tersebut langsung dibantah oleh pemerintah Pakistan. Kementerian Informasi dan Penyiaran Pakistan menegaskan bahwa operasi militer mereka hanya menyasar instalasi militer serta infrastruktur pendukung terorisme.

Dalam pernyataan resminya, Pakistan menyebut target serangan mencakup fasilitas penyimpanan peralatan teknis dan amunisi milik Taliban Afghanistan maupun kelompok militan Taliban Pakistan di wilayah Kabul dan Nangarhar. 

“Penargetan Pakistan tepat sasaran dan dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan tidak ada kerusakan tambahan yang ditimbulkan,” demikian pernyataan tersebut.

Islamabad juga menilai narasi serangan terhadap rumah sakit sebagai upaya menggiring opini publik untuk menutupi dugaan dukungan terhadap aktivitas terorisme lintas batas.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya