Berita

Porter di Stasiun Pasar Senen, Selasa, 17 Maret 2026. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Musim Mudik, Porter Stasiun Senen Kebanjiran Order hingga 3 Kali Lipat

SELASA, 17 MARET 2026 | 14:16 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Lonjakan penumpang berdampak langsung pada meningkatnya permintaan jasa porter yang membantu mengangkut barang bawaan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta.

Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan terdapat 180 porter resmi yang bertugas di Stasiun Pasar Senen. Mereka bekerja dalam dua shift dan siap melayani penumpang dari area drop-off hingga ke peron.

“Porter ada 180 orang,” ujar Franoto kepada RMOL di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026. 


Para porter ini mudah dikenali dari kemeja khusus berwarna kuning dengan nomor identitas. Selain melayani secara langsung di lokasi, jasa mereka kini juga bisa dipesan melalui aplikasi resmi Eporter oleh KAI.

Salah satu porter, Agung (26), mengaku jumlah order meningkat signifikan saat musim mudik. Ia menyebut lonjakan bisa mencapai tiga kali lipat dibanding hari biasa, terutama karena banyak penumpang datang dalam rombongan.

“Kalo penumpangnya sih lebih rame pasti. Buat rombongan ini kan pasti satu kursi satu order buat semua. Rame semuanya. Bisa 3 kali lipat dari biasanya,” tutur Agung.

Menurut Agung, jam sibuk juga menjadi lebih panjang karena adanya kereta tambahan yang beroperasi di siang hari. Kondisi ini membuat aktivitas porter semakin padat dibanding hari normal.

“Jam sibuknya lebih panjang. biasanya jam 10 pagi sampai 4 sore, soalnya ada kereta tambahan di jam segitu,” lanjutnya.

Meski permintaan meningkat, tarif jasa porter tetap standar, berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per layanan, tergantung kesepakatan dan jumlah barang yang dibawa.

“Tarifnya standar, Rp30 ribu sampai Rp50 ribu.” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya