Berita

Pedagang di pasar tradisional. (RMOL/Alifia)

Bisnis

Cabai Tembus Rp105 Ribu, Ikappi Wanti-wanti Lonjakan Harga Jelang Lebaran

SELASA, 17 MARET 2026 | 12:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) memproyeksikan puncak kenaikan harga bahan pokok akan terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri tahun ini.

Sejumlah komoditas tercatat telah mengalami lonjakan harga dalam beberapa waktu terakhir. Cabai rawit merah misalnya, kini menembus Rp105.000 per kilogram (kg), sementara cabai merah besar berada di level Rp69.000 per kg.

Kenaikan juga terjadi pada bawang merah yang mencapai Rp56.000 per kg dan bawang putih Rp45.000 per kg. 


Sementara itu, harga daging ayam tembus Rp50.000 per ekor, telur ayam Rp32.000 per kg, serta minyak goreng curah menyentuh Rp21.000 per kg.

IKAPPI turut mencatat adanya upaya pemerintah dalam menstabilkan harga minyak goreng melalui produk Minyakita yang secara bertahap mendekati harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per liter. 

Meski demikian, harga komoditas tersebut di sejumlah wilayah, termasuk di Pulau Jawa, masih tergolong tinggi.

Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI, Reynaldi Sarijowan, mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai potensi kenaikan harga pangan pada fase pasca-Idulfitri.

“Walau pun begitu IKAPPI tetap mengingatkan kepada pemerintah di fase ketiga Ramadhan atau pasca Idulfitri yaitu tepatnya H+3 sampai dengan H+7 akan ada kenaikan harga pangan,” katanya dalam keterangan resmi Selasa, 17 Maret 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh arus balik pedagang pasar setelah mudik, yang berpotensi mengganggu rantai pasok jika tidak diantisipasi dengan baik.

“Itu yang harus di antisipasi dikarenakan pedagang pasar yang melakukan arus balik dari mudik agar rantai pasok tetap terjaga di tiap pasar di seluruh tanah air,” tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya