Berita

Ilustrasi/Net.

Tekno

5 Cara Cek Titik Macet Mudik Lebaran 2026 Secara Real-Time

SELASA, 17 MARET 2026 | 11:23 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan akan diwarnai oleh lonjakan mobilitas masyarakat dalam jumlah yang sangat besar.

Pemerintah memprediksi jumlah perjalanan selama periode mudik tahun ini mencapai angka sekitar 143,9 juta perjalanan, di mana sekitar 52 persen di antaranya merupakan pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi.

Tingginya antusiasme masyarakat ini tentu berpotensi memicu kepadatan di sejumlah ruas jalan utama, terutama di jalur tol dan jalan arteri yang menghubungkan wilayah Jabodetabek dengan berbagai daerah.


Agar momen pulang kampung tidak berubah menjadi mimpi buruk akibat terjebak kemacetan panjang, Anda perlu mempersiapkan perjalanan dengan lebih matang.

Kini, Anda tidak perlu lagi menebak-nebak kondisi jalan. Berikut adalah 5 cara mudah untuk mengecek titik macet secara real-time agar Anda bisa menentukan rute dan waktu keberangkatan yang paling tepat:

1. Pantau Lewat Google Maps

Google Maps adalah salah satu aplikasi yang paling mudah digunakan dan memiliki fitur lengkap untuk memantau lalu lintas.

Aplikasi ini menggunakan indikator warna: merah (jalan sedang macet), kuning (lalu lintas padat merayap), dan hijau (kondisi relatif lancar).

Cara pakai: Buka aplikasi dan masukkan lokasi tujuan Anda. Setelah rute muncul, ketuk ikon layers (persegi kecil) di layar, lalu pilih opsi "Lalu Lintas". Kondisi kepadatan jalan akan langsung terlihat.

2. Gunakan Aplikasi Waze

Selain Google Maps, Anda juga bisa mengandalkan Waze. Karena berbasis laporan pengguna, pembaruan informasi kemacetan di Waze sering kali berjalan dengan sangat cepat berkat komunitas pengemudi.

Waze menandai jalan macet dengan warna merah, lalu lintas padat dengan warna kuning, dan jalan lancar dengan warna abu-abu.

Cara pakai: Masukkan lokasi tujuan perjalanan Anda. Peta Waze akan langsung memunculkan rute beserta indikator warna kepadatan lalu lintasnya.

3. Intip CCTV Jalan Tol via Travoy

Bagi Anda yang berencana melewati jalan tol, aplikasi Travoy yang dikembangkan oleh Jasa Marga adalah "senjata" yang wajib dimiliki.

Meski tidak menyediakan fitur penunjuk arah seperti GPS pada umumnya, Travoy memungkinkan Anda mengintip langsung kondisi jalan tol melalui pantauan kamera CCTV secara real-time.

Cara pakai: Unduh aplikasi dan pastikan GPS Anda aktif. Di halaman utama, pilih menu Maps, lalu klik ikon kamera CCTV pada ruas jalan tol yang ingin Anda cek.

4. Pantau Tol Lewat Aplikasi Tol Kita

Alternatif lain untuk memantau kemacetan di tol adalah aplikasi Tol Kita buatan Badan Pengatur Jalan Tol di bawah Kementerian PUPR.

Aplikasi ini juga memiliki akses ke kamera CCTV yang tersebar di berbagai ruas tol.

Cara pakai: Unduh dan buka aplikasi Tol Kita. Pilih menu "CCTV", lalu ketuk ikon CCTV pada ruas jalan tol yang akan Anda lewati.

5. Akses Peta Mudik Resmi Pemerintah

Selain aplikasi di gawai, Anda juga dapat mengakses berbagai platform peta mudik resmi yang disediakan oleh pemerintah.

Platform web ini sangat berguna untuk melihat titik rawan kemacetan secara lebih komprehensif.

Beberapa situs resmi yang bisa Anda jadikan rujukan antara lain, InaRISK, BNPB, Peta Mudik Kementerian PU, dan Dashboard Peta Mudik Bina Marga.

Dengan memanfaatkan kelima cara di atas, Anda dapat menghindari jalur "neraka" dan mencari rute alternatif yang lebih bersahabat. Selamat merencanakan perjalanan mudik, tetap berhati-hati di jalan, dan semoga selamat sampai di kampung halaman!

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya