Berita

Ilustrasi. (Foto: Dok RMOL)

Bisnis

Perbanyak Pasar Murah untuk Kendalikan Harga Pangan

SELASA, 17 MARET 2026 | 09:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketersediaan pangan terutama sembilan komoditas pokok (sembako) menjelang Idulfitri hingga sepekan setelahnya dipastikan dalam kondisi aman dan tercukupi.

Meski demikian, Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, meminta pemerintah mewaspadai kenaikan harga bahan pangan menjelang Lebaran, seperti daging sapi yang melampaui harga acuan pemerintah (HAP) akibat tingginya permintaan

“Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, sampai Minggu (15/3/2026) pagi, harga daging sapi kualitas I di tingkat pedagang eceran melebihi HAP dan mencapai Rp146 ribu per kilogram (kg)” kata Rajiv, Selasa,17 Maret 2026.


Berdasarkan Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 12 Tahun 2024, HAP daging sapi segar/chilled di tingkat konsumen ditetapkan sebesar Rp130 ribu per kilogram untuk paha depan dan Rp140 ribu per kilogram untuk paha belakang.

“Lonjakan harga daging yang melewati acuan tersebut harus dibaca sebagai sinyal adanya kenaikan demand karena persoalan distribusi, disparitas pasokan antardaerah, atau margin perdagangan yang berlebihan,” ujar anggota DPR  asal Dapil Jabar II itu.  

Legislator NasDem itu juga  mengatakan, apabila harga komoditas tertentu seperti daging sapi telah melampaui HAP, maka kondisi tersebut tidak boleh dianggap wajar dan harus segera direspons untuk menekan lonjakan harga. 

“Saya mendorong gerakan pasar murah diperbanyak, karena ini menjadi salah satu solusi cepat untuk mengendalikan harga-harga yang beranjak naik menjelang Lebaran,” tegas Rajiv. 

Lebih lanjut ia meminta masyarakat tidak khawatir karena kondisi pangan nasional sekarang tetap aman, tidak hanya menjelang Idulfitri tetapi juga setelah Lebaran, 

“Masyarakat jangan khawatir, sejauh ini cadangan pangan kita cukup berlimpah. Bahkan saat ini neraca pangan sembilan  komoditas strategis hingga April 2026 dalam kondisi surplus” ungkap Rajiv . 

Namun, Rajiv menegaskan bahwa pemerintah juga tidak boleh lengah setelah Lebaran. Pasokan nasional memang diproyeksikan aman, tetapi stabilitas harga dan kelancaran distribusi harus terus dijaga agar masyarakat tidak menghadapi beban yang lebih berat sesudah hari raya. 

Politisi muda NasDem itu memastikan Komisi IV DPR akan terus mengawal kebijakan pangan agar keberhasilan pemerintah tidak hanya terlihat pada angka neraca nasional, tetapi benar-benar dirasakan oleh masyarakat di pasar-pasar tradisional dan pusat distribusi pangan di daerah.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya