Berita

Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh mendampingi Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam kegiatan penyerahan bantuan gelombang kedua bencana Sumatera (Foto: Istimewa)

Nusantara

Dana Stimulan dan Jadup Disalurkan, Pemulihan Ekonomi Aceh Timur Mulai Bergerak

SELASA, 17 MARET 2026 | 08:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah terus mempercepat penyaluran bantuan bagi korban bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera melalui skema bantuan yang dilakukan secara bertahap dan berbasis data yang akurat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, saat mendampingi Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam kegiatan penyerahan bantuan gelombang kedua bagi korban bencana hidrologi Sumatera oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia di Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Senin 16 Maret 2026.

Safrizal menjelaskan bahwa hingga saat ini pemerintah telah menyalurkan bantuan dalam dua gelombang. Gelombang pertama difokuskan pada bantuan yang berkaitan dengan klasifikasi kerusakan hunian, sedangkan gelombang kedua menyasar bantuan perorangan.


“Penanganan pascabencana ini dilakukan secara bertahap. Gelombang pertama fokus pada kerusakan hunian, sementara gelombang kedua menyasar bantuan perorangan seperti jatah hidup (jadup), bantuan stimulan sosial ekonomi, serta bantuan isi hunian atau perabot rumah tangga,” ujar Safrizal.

Dalam kesempatan tersebut, Tito Karnavian menegaskan bahwa data merupakan instrumen paling penting dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Ia menilai kualitas pendataan sangat menentukan kecepatan pemerintah dalam menyalurkan dukungan keuangan kepada masyarakat terdampak.

Safrizal juga menegaskan bahwa proses pendataan di wilayah bencana bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, pendataan dilakukan secara bertahap atau bergelombang untuk memastikan akurasi data.

“Pendataan harus benar dan akurat, karena dari data itulah seluruh dukungan pemerintah dapat disalurkan secara tepat kepada masyarakat yang berhak,” kata Safrizal mengutip arahan Kasatgas PRR.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan stimulan ekonomi kepada masyarakat terdampak di Aceh Timur. Untuk penyaluran gelombang kedua ini, Kabupaten Aceh Timur menerima bantuan lebih dari Rp100 miliar.

Safrizal menilai bantuan tersebut tidak hanya membantu pemulihan korban bencana, tetapi juga berpotensi menggerakkan kembali perekonomian daerah.

“Dana stimulan ekonomi, jadup, dan bantuan lainnya akan meningkatkan daya beli masyarakat. Ketika dana itu dibelanjakan, perputaran ekonomi di daerah juga akan ikut bergerak,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Safrizal juga menyampaikan pesan agar pemerintah daerah segera menuntaskan pendataan rumah terdampak yang masih belum lengkap. Ia menekankan bahwa pembangunan hunian bagi korban bencana tidak dapat dilaksanakan apabila data belum tersedia secara valid.

Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk segera membentuk tim khusus, memberikan dukungan pendanaan, serta menurunkan tim ke lapangan agar proses pendataan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Wall Street Kompak Hijau Berkat Lonjakan Saham AI

Selasa, 17 Maret 2026 | 08:03

Krisis Energi Kuba: Blokade Minyak AS Picu Pemadaman Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45

Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:35

Ancaman Inflasi Global Tekan Harga Emas Dunia ke Bawah Level 5.000 Dolar AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:22

Pasar Eropa Bangkit dari Tekanan, STOXX 600 Ditutup Hijau

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:07

Melawan atau Hanyut dalam Tekanan

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:43

Negara Harus Petakan Pola Serangan KKB di Papua Demi Lindungi Warga

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:23

Pedro Sanchez Warisi Politik Bebas Aktif Bung Karno

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:59

TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pesisir Tangerang

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:45

SPPG IFSR Gelar Program Makan Berbuka Gratis Tanpa APBN

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:22

Selengkapnya