Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Selat Hormuz Mulai Terbuka, Harga Minyak Masih di Kisaran 100 Dolar AS

SELASA, 17 MARET 2026 | 08:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia turun sekitar 3 persen setelah beberapa kapal tanker kembali melintasi jalur pelayaran penting di Selat Hormuz. 

Dikutip dari Reuters Selasa, 17 Maret 2026, pada penutupan perdagangan Senin, harga minyak Brent turun 2,93 Dolar AS atau sekitar 2,8 persen menjadi 100,21 Dolar AS per barel. 

Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) dari Amerika Serikat turun lebih tajam, yakni 5,21 Dolar AS atau sekitar 5,3 persen menjadi 93,50 Dolar AS per barel.


Penurunan harga ini dipicu laporan bahwa sejumlah kapal tanker minyak mulai kembali melewati Selat Hormuz, jalur strategis yang menyalurkan sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia. Kabar tersebut memberi sedikit kelegaan bagi pasar energi yang sebelumnya khawatir jalur tersebut akan benar-benar terblokade akibat konflik.

Di sisi lain, upaya Presiden AS Donald Trump mengajak sekutu Washington untuk membantu pengamanan jalur tersebut belum mendapat respons positif. Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, mengatakan para menteri luar negeri Uni Eropa saat ini “tidak memiliki keinginan” untuk memperluas misi angkatan laut mereka di Timur Tengah hingga ke Selat Hormuz.

Harga minyak di AS juga turun lebih tajam dibanding Brent karena beberapa faktor tambahan. Produksi minyak AS saat ini mendekati rekor tertinggi, ditambah dengan pasokan dari impor minyak Venezuela dan rencana pemerintah Amerika untuk melepas cadangan minyak dari stok strategisnya. Selain itu, sebagian pedagang menjual kontrak minyak WTI untuk pengiriman April menjelang masa berlakunya berakhir pada 20 Maret.

Sebelumnya, pada Jumat lalu, harga minyak sempat mencapai level tertinggi sejak 2022. Secara keseluruhan, harga minyak dunia telah melonjak hampir 40 persen sejak 28 Februari, ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya