Berita

Telkom mendorong pemberdayaan perempuan sebagai penggerak UMKM. (Foto: Dok. Telkom)

Bisnis

Telkom Dorong Perempuan Penggerak UMKM Naik Kelas

SENIN, 16 MARET 2026 | 22:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus mendorong pemberdayaan perempuan sebagai penggerak UMKM guna memperkuat ekonomi inklusif di Indonesia.

Melalui program pendampingan terintegrasi, termasuk Rumah BUMN, Telkom membekali pelaku usaha perempuan dengan kemampuan bisnis dan digital agar mampu naik kelas dan memperluas pasar hingga ke tingkat global.

SGM Social Responsibility Telkom Hery Susanto menegaskan, Telkom tidak hanya fokus pada penguatan infrastruktur digital, tetapi juga menghadirkan dampak sosial nyata bagi masyarakat.


“Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan perempuan pelaku UMKM memiliki model usaha yang berkelanjutan sekaligus mampu memperkuat ekonomi lokal,” ujarnya.

Salah satu kisah sukses datang dari Dini Windu Asih melalui usaha kuliner Mbrebes Milli. Bersama komunitasnya, ia memanfaatkan program pembinaan Telkom untuk meningkatkan kapasitas usaha, mulai dari pengelolaan bisnis hingga pemasaran digital.

Selain itu, inisiatif Tano Puan yang digagas Siska Elvi Yunita juga menunjukkan peran perempuan dalam menggerakkan ekonomi berbasis lingkungan. Melalui kelompok Srikandi Purun Jaya, para perempuan mengolah tanaman purun menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus menjaga ekosistem.

Telkom menilai peran perempuan dalam UMKM sangat strategis, mengingat sektor ini menjadi tulang punggung ekonomi nasional dan penyerap tenaga kerja terbesar.

Melalui program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) dan inisiatif ESG (Environmental, Social, and Governance), Telkom terus memperkuat kontribusi terhadap pencapaian SDGs (United Nations Sustainable Development Goals), khususnya kesetaraan gender, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya