Berita

Ilustrasi. (Foto: ANTARA)

Presisi

Polisi Endus Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis Sebarkan Foto Hoax

SENIN, 16 MARET 2026 | 23:13 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Foto orang yang diduga pelaku penyiraman air keras kepada Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus yang tersebar di media sosial dipastikan hoax.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menjelaskan foto itu hasil editan AI (artificial intelligence).

"Dapat kami pastikan foto tersebut adalah hoax, karena itu hasil rekayasa AI. Kami duga ini adalah salah satu upaya jaringan dan pelaku sendiri untuk mengaburkan informasi untuk mengaburkan arah fakta hukum yang diperoleh," kata Iman saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Senin, 16 Maret 2026.


Di sisi lain, Iman menyebut dugaan menyebarnya foto itu dikarenakan para pelaku mulai panik usai rekaman video CCTV sudah beredar di media sosial.

"Pelaku dan jaringannya mulai terlihat panik dan berupaya mengaburkan proses penyelidikan dengan mengedarkan gambar atau rekayasa AI," jelas Iman.

Sebab, dengan menyebarkan foto hasil editan AI bisa mempengaruhi sentimen publik dan parahnya lagi mengubah foto pelaku asli penyiraman air keras.

Sebagaimana diketahui, Andrie Yunus yang merupakan pembela HAM menjadi korban penyiraman air keras di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis malam, 12 Maret 2026.

Usai peristiwa tersebut, Andrie segera dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka bakar sebanyak 24 persen.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya