Berita

(Foto: Dok. Bank Mandiri)

Bisnis

Andalan Pelaku Usaha

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

SENIN, 16 MARET 2026 | 20:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bank Mandiri komitmen fondasi perekonomian yang berkelanjutan melalui penguatan sinergi ekosistem bisnis yang terintegrasi, didukung peningkatan kapabilitas Kopra by Mandiri sebagai solusi digital segmen pebisnis dan pelaku usaha.

Seiring dinamika bisnis dan meningkatnya risiko global, pelaku usaha membutuhkan solusi keuangan terintegrasi untuk mendukung operasionalnya. Kebutuhan akan transaksi yang real time dan terdigitalisasi pun kian krusial dalam menjaga daya saing dan efisiensi bisnis.

Menjawab kebutuhan tersebut, Kopra by Mandiri hadir sebagai platform digital terintegrasi yang mencakup Cash Management, Trade Finance, dan Value Chain secara end-to-end, real time, dan berbasis teknologi. 


Melalui kapabilitas ini, Bank Mandiri dinobatkan sebagai Best Integrated Trade Finance Digital Platform, serta berhasil mempertahankan kemenangan untuk kedua kalinya pada kategori Best Trade Finance Provider in Indonesia. 

Direktur Information Technology Bank Mandiri Sunarto mengatakan, pencapaian ini sekaligus mendukung komitmen perseroan dalam menghadirkan layanan unggulan yang berkelanjutan. I

“Pengakuan ini semakin memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai mitra utama pelaku usaha dalam mendukung aktivitas perdagangan nasional maupun global,” ujar Sunarto, dalam keterangan tertulis, Senin 16 Maret 2026.

Selain dilakukannya penyederhanaan alur transaksi trade untuk mempermudah nasabah yang baru memulai aktivitas perdagangan ekspor-impor, Kopra by Mandiri juga memfasilitasi penerbitan Letter of Credit (LC) dan Bank Guarantee (BG) yang dapat dilakukan secara digital dengan format fleksibel sesuai kebutuhan. 

Fitur Transaction Template, Draft Preview sebelum penerbitan, serta pemantauan status transaksi secara real-time memastikan proses yang lebih efisien dan terkontrol. 

Pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) melalui fitur Trade Document Checking turut meningkatkan akurasi dan kecepatan dalam proses verifikasi dokumen trade.

Sejalan dengan upaya mendukung kelancaran aktivitas perdagangan internasional, Kopra by Mandiri juga membantu nasabah eksportir dalam memenuhi kewajiban regulasi terkait penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) yang wajib ditempatkan pada sistem keuangan nasional. 

Untuk mendukung proses pelaporan dan optimalisasi pengelolaan arus kas perusahaan, Kopra by Mandiri menghadirkan DHE Dashboard dengan kapabilitas utama self-flagging yang secara otomatis mengkategorikan dana yang diterima berdasarkan jenisnya. 

Pengelompokan ini membantu nasabah dalam menyusun laporan internal, mendukung proses audit, serta memfasilitasi pemenuhan kewajiban pelaporan kepada  regulator. 

Melalui inisiatif ini, Kopra by Mandiri berperan sebagai mitra strategis perusahaan dalam menjaga kepatuhan sekaligus mendukung stabilitas keuangan nasional.

Sejak diluncurkan pada 2021, Kopra by Mandiri telah melayani lebih dari 300.000 nasabah dari berbagai segmen, termasuk sektor produktif, komersial, institusi keuangan, lembaga pemerintah, hingga usaha kecil dan menengah.

Hasilnya, hingga akhir Desember 2025 nilai transaksi Kopra by Mandiri hingga 2025 telah melampaui Rp27.500 triliun atau tumbuh lebih dari 22% secara tahunan (YoY), dengan frekuensi transaksi sebesar 1,5 miliar atau meningkat 14% YoY.

Ke depan, disampaikan Sunarto, Bank Mandiri  berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi layanan digital yang relevan dengan kebutuhan nasabah serta berkontribusi nyata dalam mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. 

“Melalui penguatan Kopra by Mandiri, Bank Mandiri optimistis peningkatan kapabilitas layanan bagi pelaku usaha akan semakin mendorong efisiensi, daya saing, dan pada akhirnya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi,” pungkas Sunarto.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya