Berita

Uang kas keliling Bank Indonesia. (Foto: Detik)

Bisnis

BI: Penukaran Uang Rupiah Jelang Lebaran Tembus 1 Juta Orang

Naik 85,4 Persen
SENIN, 16 MARET 2026 | 18:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, penukaran uang rupiah telah melampaui satu juta orang.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Muh. Anwar Bashori mengatakan, hingga 13 Maret 2026 jumlah masyarakat yang menukarkan uang mencapai 1.076.282 orang. Angka tersebut naik 85,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Animo masyarakat untuk menukarkan uang rupiah menjelang Idulfitri 2026 sangat tinggi," kata Anwar dalam keterangannya pada Senin,16 Maret 2026.


Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, BI, kata Anwar, telah memperluas jangkauan layanan penukaran dengan menambah jumlah titik layanan untuk masyarakat.

“BI memperluas jangkauan layanan penukaran dengan meningkatkan jumlah titik layanan dari 5.202 layanan pada tahun sebelumnya menjadi 9.294 layanan pada tahun ini, sehingga akses masyarakat terhadap layanan penukaran semakin luas dan mudah,” jelasnya.

Menurut Anwar, tingginya animo tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan kecil masih sangat besar, terutama untuk tradisi berbagi dan pemberian tunjangan hari raya.

“Tingginya animo dan perluasan layanan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan kecil untuk tradisi berbagi, pemberian THR, serta aktivitas ekonomi selama Ramadan dan Idulfitri masih sangat besar,” tuturnya.

Sebagai respons atas lonjakan permintaan, Bank Indonesia juga menyiapkan layanan penukaran uang tambahan melalui program SERAMBI Peduli Mudik yang digelar pada 16–17 Maret 2026.

“Layanan penukaran tambahan ‘SERAMBI Peduli Mudik’ di 55 layanan di seluruh Indonesia yang berfokus pada lokasi arus mudik, seperti bandara, stasiun, terminal, pelabuhan, dan rest area,” kata Anwar.

Ia menambahkan, layanan tambahan tersebut menyediakan kuota sekitar 11.900 paket penukaran bagi masyarakat yang tengah melakukan perjalanan mudik.

Bank Indonesia juga memastikan ketersediaan uang rupiah dalam jumlah memadai melalui berbagai kanal layanan resmi, seperti kas keliling, layanan terpadu, atau melalui perbankan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya