Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Prabowo Putuskan Tetap di BoP untuk Merdekakan Palestina

SENIN, 16 MARET 2026 | 17:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan alasan pemerintah Indonesia tetap mempertahankan keikutsertaan dalam Board of Peace (BoP).

Dalam wawancara eksklusif dengan Bloomberg News, Prabowo menjelaskan bahwa keberadaan Indonesia di dalam BoP merupakan langkah strategis untuk terus mendorong tercapainya kemerdekaan Palestina melalui skema dua negara atau two-state solution.

"Jika kami berada di dalamnya (BoP), kami masih bisa memengaruhi dan bekerja menuju solusi jangka panjang, yang menurut kami adalah Palestina merdeka, solusi dua negara," kata Prabowo.


Meski demikian, rencana pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke wilayah Gaza untuk sementara belum dapat direalisasikan. 

Pemerintah memutuskan menunda seluruh pembahasan terkait mekanisme BoP seiring meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Di tengah dinamika geopolitik tersebut, Prabowo juga kembali menegaskan posisi Indonesia yang tidak akan terikat dengan blok kekuatan militer mana pun. 

Sikap itu merupakan bagian dari komitmen menjalankan politik luar negeri bebas aktif sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945.

"Kami tidak bisa menjadi bagian dari aliansi militer mana pun," kata Prabowo.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya