Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Akhir Maret Prabowo Bakal Kunjungi Jepang dan Korea Selatan

SENIN, 16 MARET 2026 | 15:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan resmi ke Jepang dan Korea Selatan pada akhir Maret 2026.

Mengutip informasi yang dirilis pemerintah Jepang, Senin, 16 Maret 2026, Prabowo akan mengunjungi Jepang pada 29-31 Maret 2026, untuk menghadiri jamuan makan siang bersama Kaisar Naruhito dan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Sanae Takaichi.

Dikatakan bahwa lawatan Prabowo ke Jepang menjadi kesempatan besar bagi kedua negara untuk memperkuat kemitraan komprehensif dan strategis yang telah terjalin selama ini. 


Setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan di Jepang, Prabowo kemudian akan bertolak ke Korea Selatan pada 31 Maret hingga 2 April 2026. 

Menurut kantor berita Yonhap, Presiden akan bertemu dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung guna membahas penguatan hubungan bilateral kedua negara.

"Prabowo dijadwalkan mengadakan pertemuan puncak dengan Lee pada 1 April, yang akan menandai pertemuan kedua mereka sejak awal November, ketika kedua pemimpin bertemu di sela-sela KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Korea Selatan," ungkap laporan tersebut. 

Kedua pemimpin disebut akan mendiskusikan berbagai kerja sama praktis di sejumlah sektor strategis, seperti perdagangan, investasi, industri pertahanan dan keamanan, kecerdasan buatan, pembangunan infrastruktur, pembuatan kapal, energi nuklir, hingga transisi energi dan kerja sama budaya.

Selain itu, pembahasan juga akan mencakup upaya memperkuat hubungan antara Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) dengan Korea Selatan, termasuk isu keamanan kawasan dan perkembangan global lainnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya