Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Bitcoin Melambung 3 Persen

SENIN, 16 MARET 2026 | 13:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin naik sekitar 3,24 persen dalam 24 jam dan berada di kisaran 73.856 Dolar AS, menurut data CoinMarketCap, Senin 16 Maret 2026. 

Kenaikan ini terjadi saat pasar kripto secara umum cenderung stagnan. Salah satu faktor utama yang menopang harga adalah permintaan institusional yang kuat, yang mampu menyerap tekanan jual dari investor besar.

Permintaan dari investor institusi terlihat dari arus masuk dana ke ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat. Pada 13 Maret, ETF tersebut mencatat arus masuk bersih sekitar 180,33 juta Dolar AS, sekaligus menjadi hari kelima berturut-turut terjadi inflow. Dalam sepekan, total dana yang masuk mencapai sekitar 767,32 juta Dolar AS. Arus dana ini membantu menahan dampak aksi jual sekitar 16.100 BTC oleh para whale (pemilik besar), sehingga harga tetap bertahan di atas 70.000 Dolar AS.


Selain faktor institusional, sentimen makro global juga ikut mendorong pergerakan harga. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah membuat harga minyak dunia naik dan memicu pergerakan positif di berbagai aset berisiko, termasuk kripto. Hal ini ikut memperkuat momentum kenaikan Bitcoin bersama pasar yang lebih luas.

Dari sisi analisis teknikal, Bitcoin saat ini sedang menguji level resistensi penting di sekitar 73.726 Dolar AS . Level ini dianggap krusial karena berkaitan dengan indikator MVRV (-0,5 band) yang sering menjadi batas antara fase konsolidasi dan kenaikan lanjutan.

Untuk jangka pendek, perhatian pasar kini tertuju pada data arus dana ETF berikutnya yang dijadwalkan keluar pada 17 Maret. Data tersebut berpotensi menjadi pemicu arah pergerakan berikutnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya