Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Prabowo Nilai Serangan AS-Israel ke Iran Tak Masuk Akal

SENIN, 16 MARET 2026 | 10:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengaku terkejut dengan perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. 

Ia bahkan menilai serangan tersebut tidak masuk akal dan berpotensi memperpanjang konflik di kawasan.

Dalam wawancara dengan Bloomberg, Prabowo mengungkapkan rasa herannya terhadap langkah militer yang ditempuh Washington dan Tel Aviv. 


“Kita semua bingung. Dan saya sedih. Saya merasa tidak ada logika dalam perang ini," kata Prabowo, seperti dikutip Senin, 16 Maret 2026. 

Menurut Prabowo, Iran sempat menyampaikan kepadanya bahwa mereka ragu kembali memasuki meja perundingan dengan AS untuk menghentikan perang. 

Teheran merasa sebelumnya telah dua kali ditipu ketika menempuh proses negosiasi. Dalam situasi perang yang tidak seimbang, kata Prabowo, posisi Iran saat ini hanyalah berupaya bertahan.

Mantan Menteri Pertahanan itu juga mempertanyakan efektivitas strategi militer AS yang mengandalkan serangan udara untuk menggulingkan rezim di Iran. 

Ia menilai pendekatan tersebut sangat sulit mencapai tujuan jika hanya mengandalkan operasi dari udara.

“Sangat sulit untuk melakukan operasi ini hanya dari udara saja,” kata Prabowo, seraya menambahkan bahwa bahkan langkah seperti itu bisa menuntut pengeboman tanpa pandang bulu untuk mencapai target yang diinginkan.

Di tengah memanasnya situasi geopolitik global, Prabowo menegaskan bahwa jalan damai tetap harus menjadi prioritas utama. 

Menurutnya semua pihak yang terlibat konflik perlu bersedia membuka ruang dialog agar mediasi dapat berjalan efektif.

“Saran saya adalah selalu mencari pilihan yang damai,” tegasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya