Berita

Warga terdampak banjir di kawasan Periuk Damai dan Villa Mutiara Pluit, Kota Tangerang. (Foto: Dokumentasi Habib Idrus)

Politik

Legislator PKS Pertanyakan Keseriusan Pemkot Tangerang Tangani Banjir

SENIN, 16 MARET 2026 | 04:11 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Anggota DPR Komisi XI Fraksi PKS Habib Idrus Aljufri mempertanyakan keseriusan Pemerintah Kota Tangerang dalam menangani banjir yang merendam permukiman warga di kawasan Periuk Damai dan Villa Mutiara Pluit, Kota Tangerang.

Banjir yang dilaporkan mencapai ketinggian antara 2 hingga 5 meter itu telah merendam kawasan permukiman warga selama beberapa hari. Di sejumlah titik bahkan hanya atap rumah yang masih terlihat akibat tingginya genangan air.

Menurut Habib Idrus, kondisi ini sangat memprihatinkan karena hingga hari kelima banjir masih merendam rumah-rumah warga dan memaksa banyak keluarga meninggalkan tempat tinggal mereka.


“Banjir ini sudah berlangsung selama lima hari, tentu saja menjadi pertanyaan, sejauh mana keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan ini,” ujar Habib Idrus dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu malam, 15 Maret 2026.

Akibat banjir tersebut, banyak warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, termasuk ke masjid-masjid di sekitar lokasi dengan membawa kasur serta peralatan rumah tangga yang masih bisa diselamatkan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu bergerak lebih cepat dan serius, baik dalam penanganan darurat maupun mencari solusi permanen agar banjir tidak terus berulang.

“Penanganan banjir tidak boleh hanya bersifat reaktif. Harus ada langkah nyata, mulai dari perbaikan sistem drainase, pengelolaan aliran air, hingga penataan kawasan yang rawan banjir,” jelasnya.

Habib Idrus juga meminta pemerintah daerah memastikan kebutuhan para warga terdampak terpenuhi selama masa pengungsian, termasuk ketersediaan makanan, air bersih, layanan kesehatan, serta tempat pengungsian yang layak.

Menurutnya, keselamatan dan kondisi warga harus menjadi prioritas utama di tengah situasi darurat seperti ini.

“Yang paling penting saat ini adalah memastikan warga yang terdampak mendapatkan perlindungan dan bantuan yang memadai,” tegas dia.

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah yang lebih efektif agar genangan air surut dengan cepat dan warga tidak kebingungan tiap kali turun hujan.

“Musibah ini harus menjadi evaluasi serius agar ke depan penanganan banjir di Kota Tangerang bisa lebih baik dan tidak terus berulang,” tutupnya.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya