Berita

Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

Kepala Daerah Jangan Main Korupsi, Penyidik KPK Tidak Mudik!

MINGGU, 15 MARET 2026 | 21:10 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

KPK memastikan tetap melakukan operasi penindakan terhadap praktik korupsi di daerah meskipun mendekati Hari Raya Idulfitri.

Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menegaskan, aparat penegak hukum di lembaganya tidak akan lengah hanya karena memasuki masa libur Lebaran.

“Sekarang mungkin masih ada beberapa hari ke depan ini, hari ke-25 Ramadan, berarti ada sekitar lima hari ke depan. Jangan berpikir bahwa kami karena Lebaran terus kami mau mudik dan membiarkan terjadinya tindak pidana korupsi di rentang waktu ke depan ini,” kata Asep seperti dikutip RMOL, Minggu, 15 Maret 2026.


Asep menegaskan, penyidik KPK tetap siap melakukan operasi penindakan apabila masih ditemukan praktik korupsi menjelang Lebaran. Menurutnya, para pelaku korupsi tidak boleh beranggapan aparat penegak hukum akan berhenti bekerja saat mendekati hari raya.

“Jadi jangan pikir mungkin nanti penyidik-penyidiknya pada mudik, tidak. Kami tetap bekerja,” ujar Asep.

Ia menambahkan, semangat kerja tersebut juga terinspirasi dari para jurnalis yang tetap aktif bekerja meskipun di hari libur.

“Rekan saya juga terinspirasi sama rekan-rekan jurnalis yang tetap semangat, nggak ada liburnya,” katanya.

Asep menegaskan, langkah penindakan yang dilakukan KPK merupakan konsekuensi setelah berbagai upaya pencegahan sebelumnya tidak diindahkan oleh sejumlah penyelenggara negara.

“Sudah diberikan peringatan, sudah disampaikan surat edaran, tetapi masih tetap melakukan seperti itu. Menjadi kewajiban bagi kami untuk melakukan penindakan,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan KPK setelah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Cilacap yang menjerat Bupati Cilacap periode 2025–2030 Syamsul Auliya Rachman dan Sekretaris Daerah Cilacap Sadmoko Danardono terkait dugaan praktik pemerasan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya