Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: AFP)

Dunia

Zelensky Tuduh Rusia Pasok Drone Shahed ke Iran untuk Serang AS

MINGGU, 15 MARET 2026 | 13:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh Rusia memasok drone tempur jenis Shahed kepada Iran yang kemudian digunakan untuk menyerang basis militer Amerika Serikat di Timur Tengah. 

Tuduhan tersebut disampaikan Zelensky dalam sebuah wawancara dengan CNN, seperti dikutip Minggu, 15 Maret 2026. 

“Itu adalah fakta 100 persen bahwa Iran telah menggunakan drone Shahed buatan Rusia dalam serangan terhadap pangkalan-pangkalan Amerika,” kata Presiden Ukraina itu. 


Zelensky juga pernah menyampaikan tuduhan serupa melalui unggahan di platform media sosial X. Ia menyebut Rusia kini mulai secara terbuka membantu Iran dalam penguatan kemampuan militernya.

“Rusia mulai mendukung rezim Iran dengan drone. Ini pasti akan membantu dengan rudal, dan juga membantu mereka dengan pertahanan udara,” tulisnya.

Drone Shahed-136 drone sendiri merupakan jenis amunisi jelajah yang dirancang untuk terbang menuju target sebelum menghantam dan meledakkan muatan peledaknya. 

Dengan desain sayap delta yang memungkinkan terbang jarak jauh sebelum menyelam ke sasaran.

Menurut analis di Center for Strategic and International Studies, drone tersebut memiliki jangkauan sekitar 1.000 mil, kecepatan sekitar 114 mil per jam, serta membawa hulu ledak seberat 66 hingga 123 pon. 

Biaya produksinya yang relatif murah, sekitar 20.000 hingga 50.000 dolar per unit, membuatnya sering digunakan secara massal untuk membanjiri sistem pertahanan udara lawan.

Drone Shahed pertama kali digunakan secara luas dalam perang antara Rusia dan Ukraina sejak 2022. Namun dalam perkembangan terbaru, Iran disebut mengerahkan drone serupa dalam berbagai operasi di Timur Tengah, termasuk serangan terhadap target di Kuwait, Qatar, Arab Saudi, Bahrain, dan Uni Emirat Arab.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya