Berita

Presiden AS, Donald Trump (Foto: Los Angeles Times)

Global

Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz

MINGGU, 15 MARET 2026 | 13:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta negara-negara sekutu untuk mengirim kapal perang ke kawasan Selat Hormuz guna menjaga jalur pelayaran strategis tersebut tetap aman. 

Seruan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan setelah konflik militer antara Iran, AS, dan Israel memasuki pekan ketiga.

"Negara-negara di dunia yang menerima minyak melalui Selat Hormuz harus menjaga jalur tersebut, dan kami akan membantu, SANGAT BANYAK!" tulis Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social, seperti dikutip dari Reuters, Minggu, 15 Maret 2026. 


Dalam sebuah pernyataan, Trump berharap sejumlah negara besar ikut berperan dalam menjaga stabilitas jalur energi dunia tersebut. 

Ia menyebut Tiokok, Prancis, Jelang, Korea Selatan, dan Inggris sebagai negara yang diharapkan mengirim armada perang mereka untuk memastikan Selat Hormuz tetap aman dan terbuka untuk kapal-kapal internasional. 

Di sisi lain, Iran memperingatkan warga untuk mengevakuasi diri dari tiga pelabuhan utama di Uni Emirat Arab (UEA), termasuk pelabuhan tersibuk di kawasan Timur Tengah. 

Teheran menuduh Amerika Serikat menggunakan fasilitas pelabuhan di negara tersebut untuk melancarkan serangan terhadap Pulau Kharg yang menjadi pusat terminal ekspor minyak Iran.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan serangan terhadap Pulau Kharg dan Pulau Abu Musa diluncurkan dari dua lokasi di UEA, yakni Ras Al-Khaimah dan wilayah yang dekat dengan Dubai. 

Araghchi juga menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak sepenuhnya ditutup oleh Iran. Menurutnya, jalur strategis itu hanya dibatasi bagi pihak-pihak yang menyerang negaranya. 

“Selat Hormuz hanya tertutup bagi kapal-kapal AS dan Israel,” kata Araghchi dalam wawancara dengan MS NOW.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya