Berita

Duta Besar Iran, Mohammad Boroujerdi (Foto: Kedubes Iran)

Global

Kedubes Iran Santuni 200 Siswi RI, Kenang 175 Siswi Syahid di Minab

MINGGU, 15 MARET 2026 | 09:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kedutaan Besar Iran di Jakarta menggelar acara doa bersama dan santunan bagi 200 siswi Indonesia untuk mengenang 175 siswi sekolah dasar yang menjadi korban serangan di Kota Minab. 

Kegiatan berlangsung di kediaman Duta Besar Iran, Mohammad Boroujerdi di Jakarta Jumat, 15 Maret 2026, sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan terhadap anak-anak yang menjadi korban konflik.

Dalam pernyataan resminya, Kedubes Iran menyampaikan duka mendalam atas peristiwa di Minab. 


“Kedutaan Besar Republik Islam Iran dengan duka yang mendalam dan rasa pilu yang besar mengecam syahidnya 175 anak siswi yang tidak berdosa serta terluka-nya lebih dari 95 anak di Sekolah Dasar ‘Shajareh Tayyebeh’ di kota Minab, Provinsi Hormozgan, sebagai akibat dari serangan agresif Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap wilayah Republik Islam Iran,” ungkapnya. 

Dikatakan bahwa para korban merupakan anak-anak yang tengah berada di ruang kelas untuk belajar ketika serangan terjadi. 

Menurut Kedubes Iran, serangan terhadap fasilitas pendidikan sipil merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional. 

“Penargetan sebuah sekolah dan pembunuhan anak-anak tak berdaya merupakan pelanggaran nyata terhadap prinsip-prinsip dasar hukum humaniter internasional serta kewajiban yang berasal dari berbagai instrumen internasional yang sah, termasuk Konvensi-konvensi Jenewa dan aturan perlindungan terhadap warga sipil dalam masa konflik bersenjata," tegasnya.

Lebih lanjut, Kedubes Iran menegaskan pentingnya perhatian dunia, termasuk organisasi Islam, lembaga HAM internasional, dan organisasi pembela hak anak, agar tidak membiarkan kejahatan semacam itu tanpa respons.

“Kedutaan Besar Republik Islam Iran menyerukan kepada hati nurani yang terjaga di dunia, organisasi-organisasi Islam yang aktif, lembaga-lembaga hak asasi manusia internasional, serta organisasi-organisasi pembela hak anak agar tidak berdiam diri terhadap kejahatan seperti ini," pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya