Berita

Peresmian Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Foto: PPID DKI Jakarta)

Nusantara

Pengunjung Taman Bendera Pusaka Diajak Naik Transportasi Umum

MINGGU, 15 MARET 2026 | 02:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau masyarakat yang ingin berkunjung ke Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, untuk memanfaatkan transportasi publik. Imbauan tersebut disampaikan mengingat keterbatasan lahan parkir di kawasan taman.

Pramono mengatakan, Taman Bendera Pusaka berada di jalur strategis yang mudah dijangkau berbagai moda transportasi umum. Khususnya, dari kawasan Blok M yang menjadi salah satu simpul transportasi utama di Jakarta.

“Semua orang bisa dengan mudah sekarang ini sampai dengan ke Blok M, dan dari Blok M ke sini cukup dekat,” kata Pramono Anung saat peresmian Taman Bendera Pusaka, Sabtu 14 Maret 2026.


Ia berharap pengunjung lebih mengutamakan penggunaan transportasi umum saat mengakses taman tersebut. Selain membantu mengurangi kepadatan kendaraan, langkah ini juga mendukung mobilitas kota yang lebih ramah lingkungan.

“Bahwa kemudian mereka akan membawa kendaraan dan sebagainya memang ada tempat parkir, tetapi saya yakin tidak mencukupi untuk itu,” kata Pramono.

Terkait pembangunan taman tersebut, Gubernur Pramono menegaskan bahwa proyek ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Pembangunan taman ini sepenuhnya merupakan hasil kerja sama dengan pihak swasta melalui mekanisme Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan Surat Persetujuan Prinsip Pembebasan Lokasi/Lahan (SP3L), sehingga tidak menggunakan dana APBD,” kata Pramono.

Taman Bendera Pusaka merupakan ruang terbuka hijau hasil integrasi tiga taman di Jakarta Selatan, yakni Taman Ayodya, Taman Leuser, dan Taman Langsat.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya